-
Pemerintah Provinsi Jabar berencana memulai proyek Jalur Puncak Dua tahun 2026 untuk mengatasi kemacetan. Ini diwacanakan setelah bertahun-tahun tanpa kejelasan.
-
Bupati Bogor juga mewacanakan Jalur Tawasul (Telaga Warna-Sentul) sebagai alternatif Puncak. Pembangunan jalur ini akan didanai patungan pelaku usaha.
-
Jalur alternatif lain, di luar jalan nasional, akan digarap bersama pengusaha mulai dari Gadog hingga Pasir Muncang tanpa menggunakan anggaran APBD Kabupaten Bogor.
SuaraJabar.id - Puncak Cisarua, Kabupaten Bogor, merupakan salah satu destinasi wisata alam yang sangat digandrungi wisatawan Jabodetabek dan sekitarnya.
Namun, kemacetan menjadi permasalahan yang hingga saat ini belum menemukan solusinya. Pemerintah pusat hingga daerah sudah beberapa kali mewacanakan jalur alternatif Puncak untuk melerai kemacetan.
Teranyar, jalur Puncak kini diwacanakan akan mulai digarap kembali setelah bertahun-tahun tanpa kejelasan. Proyek Jalur puncak dua rencananya bakal digarap oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai tahun 2026 mendatang.
Tak hanya itu, Bupati Bogor, Rudy Susmanto menjelaskan bahwa akan ada jalur alternatif lagi selain Mega Proyek tersebut, yakni Jalur Tawasul alias Telaga Warna .
"Sering disebut jalan tawasul, tawasul itu telaga warna-sentul seperti jalur alternatif jalan utama puncak yang masuk kewenangan pemerintah pusat atau jalan nasional," kata Rudy, Rabu 26 November 2025.
Rudy menyebut, pemerintah Kabupaten Bogor tidak akan menggarap jalan nasional itu, namun ada jalur lain yang melewati kawasan tanam nasional gunung halimun salak.
"Kita ada jalan Kabupaten yang penataan pertama akan dilakukan ini tanggung renteng bersama-sama para pelaku dunia usaha di wilayah selatan, mulai Gadog sampai pasir Muncang," papar dia.
Ia mengaku, para pengusaha di wilayah tersebut sudah tidak sabar untuk mulai menggarap pembangunan bersama itu. Sebab, kata dia, proyek jalan alternatif Puncak itu tidak mengganggu APBD.
"Malah beliau (pengusaha) yang mengajak kapan kita mulai pembangunannya, tidak menggunakan postur APBD tapi patungan bareng dari pelaku dunia usaha," jelas dia.
Baca Juga: Viral Pria Ngaku Anak Propam dan Pakai Mobil Barang Bukti, Pria Ini Kena Skakmat Polisi
Rudy menjelaskan, jalur itu berada di Pasir Muncang dengan dilakukan pelebaran pada pintu masuknya.
"Pasir muncang belok kanan diperlebar pintu masuknya, nanti abis jembatan Gadog itu yang tembus dari rainbow yang masuk tadi tawasul telaga warna sentul yang tembus ke sentulnya nanti megamendung sampai cisarua," tutup dia.
Kontributor : Egi Abdul Mugni
Berita Terkait
-
Viral Pria Ngaku Anak Propam dan Pakai Mobil Barang Bukti, Pria Ini Kena Skakmat Polisi
-
Fakta Mengejutkan! Saksi Kunci Pembunuhan Bocah Alvaro Ternyata Kawan Karib Ayah Tiri Pelaku
-
Pelaku Pembunuhan Alvaro Sempat Ikut Antar Nenek Korban Cari Orang Pintar hingga ke Karawang
-
3 Laboratorium Rahasia Narkotika Beroperasi di Bogor dan Cimahi
-
Diduga Rampas Sertifikat Jaminan Utang Rp500 Juta, Kades di Bekasi Terancam Dipolisikan
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api
-
BRI dan Holding UMi Dorong Jutaan Pelaku Usaha Ultra Mikro Naik Kelas
-
Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan
-
Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions
-
Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI