- Volume sampah Kota Bandung naik 20 persen menjadi 1.800 ton per hari selama libur Lebaran 2026, memicu kelelahan petugas.
- Wali Kota Farhan sebut ada fenomena tumpukan berulang meskipun jadwal pengangkutan telah dinormalkan pasca-Lebaran.
- Pemkot Bandung mempercepat penguatan fasilitas pengolahan sampah internal seperti insinerator untuk mengurangi beban TPA Sarimukti.
SuaraJabar.id - Di balik gemerlap lampu kota dan keriuhan wisatawan yang memadati sudut-sudut Kota Kembang selama libur Lebaran 2026, terselip sebuah persoalan klasik yang kian meruncing yakni "gunung" sisa perayaan.
Pemerintah Kota Bandung mencatat lonjakan volume sampah yang cukup mengkhawatirkan. Tak tanggung-tanggung, timbulan sampah baru merangkak naik hingga 20 persen.
Jika pada hari biasa Bandung menghasilkan rata-rata 1.500 ton sampah, kini angka itu membengkak menjadi 1.800 ton setiap harinya sejak H-1 hingga H+4 Idulfitri.
Wali Kota Bandung, M. Farhan, mengungkapkan bahwa kenaikan ini menciptakan ritme kerja yang melelahkan bagi petugas di lapangan.
Ia menyebut ada fenomena "tumpukan berulang" yang membuat wajah kota sulit terlihat bersih secara permanen meski jadwal pengangkutan sudah kembali normal.
"Ada fenomena unik sekaligus menantang di lapangan. Sampah yang sudah numpuk di pagi hari dan diangkut petugas pada sore harinya, besok paginya sudah muncul lagi di lokasi yang sama. Tumpukan baru terus bertambah karena tingginya sisa konsumsi masyarakat selama libur ini," ujar Farhan, Jumat (27/3/2026).
Menyadari bahwa sekadar mengangkut sampah ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sarimukti bukanlah solusi jangka panjang, Farhan kini tengah mempercepat penguatan infrastruktur pengolahan sampah di dalam kota.
Bandung kini sedang memperkuat "benteng" pertahanannya di wilayah Ciwastra dan Gedebage. Strateginya tidak main-main.
Yakni menambah jumlah petugas pemilah dan pengolah sampah (Gaslah), meningkatkan kapasitas mesin pembakar sampah ramah lingkungan (insinerator), hingga memperluas area pengolahan sampah organik.
Baca Juga: Angkot dan Andong 'Diliburkan' di Jalur Mudik, Efektifkah? Begini Jawaban Gubernur Dedi Mulyadi
“Antisipasinya, kami sedang menambah kapasitas untuk GasLah dan insinerator. Selain itu, pengolahan sampah organik di area Ciwastra dan Gedebage terus kami genjot kapasitasnya,” jelas Farhan.
Langkah-langkah taktis ini diambil bukan tanpa alasan. Pemkot Bandung berambisi untuk memutus rantai ketergantungan pada TPA Sarimukti di Kabupaten Bandung Barat yang kapasitasnya kian terbatas.
Dengan mengolah sampah langsung di sumbernya atau di fasilitas internal kota, beban lingkungan diharapkan bisa berkurang signifikan.
Namun, teknologi dan penambahan petugas hanyalah satu sisi mata uang. Sisi lainnya adalah kesadaran warga dan wisatawan.
Tanpa perubahan pola konsumsi dan disiplin dalam membuang sampah, fenomena "pagi diangkut, besok muncul lagi" akan terus menjadi drama tahunan di Kota Bandung.
Artikel ini telah ditayangkan di website harapanrakyat.com media jaringan Suara.com dengan judul "Volume Sampah di Kota Bandung Naik 20 Persen Selama Libur Lebaran 2026"
Berita Terkait
-
Angkot dan Andong 'Diliburkan' di Jalur Mudik, Efektifkah? Begini Jawaban Gubernur Dedi Mulyadi
-
Maut Menjemput di Jalur Banjar-Pangandaran: Gagal Menyalip, Nyawa Pengendara F1 ZR Tak Tertolong
-
Fasilitas Terminal Leuwipanjang Bandung Jadi Sorotan: Eskalator Mati dan Asap Rokok Ganggu Pemudik
-
Keluhan Pemudik Asal Bogor, Terjebak Macet Horor di Tol Cipali Malam Ini
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Rekomendasi Produk Philips Terbaik Sepanjang Masa Berdasarkan Kategori
-
Hadiah Sayembara Rp250 Juta Tak Jadi untuk Penangkap, KDM Alihkan untuk Masa Depan Korban
-
Ibadah Dibubarkan Paksa di Bandung, Sajajar Desak KDM Bertindak Tegas!
-
Farhan Tegaskan Penghuni Kos Bandung Tak Boleh Tertutup: Bukan KTP Sini Pun Wajib Terdata RW
-
Tertibkan 63 Bangunan Liar di Dipatiukur, Walikota Bandung: Sesuai Perda, Tak Ada Ganti Rugi