Andi Ahmad S
Kamis, 23 April 2026 | 16:23 WIB
Ilustrasi kurir paket di Sukabumi (Nano Banana/Gemini AI)
Baca 10 detik
  • Seorang kurir berinisial RS di Kabupaten Sukabumi mengalami tekanan psikis akibat sengketa sistem pembayaran paket COD pada April 2026.
  • Oknum yang mengaku wartawan dan pengacara menggeruduk kantor ekspedisi karena RS menolak mengirim paket ke konsumen bermasalah tersebut.
  • Upaya mediasi telah dilakukan namun pihak konsumen tetap menuntut proses hukum terkait pembatalan pengiriman paket oleh kurir tersebut.

Atas kejadian pahit yang menimpanya, RS berharap masyarakat lebih bijak dalam menggunakan fitur COD. Ia mengingatkan bahwa ada tanggung jawab kurir di balik setiap paket yang diantar.

“Kalau memang sering tidak ada di rumah atau sibuk, sebaiknya jangan pakai COD. Lebih baik non-COD supaya sama-sama enak,” pungkasnya.

Load More