Andi Ahmad S
Senin, 27 Juli 2026 | 15:51 WIB
Yusril Ihza Mahendra. [Suara.com/Novian]
Baca 10 detik
  • Menko Yusril meminta Polda Jabar menggencarkan patroli keamanan guna merespons polemik sayembara penangkapan begal.
  • Polri diminta memperkuat edukasi pencegahan dan pelaporan agar masyarakat tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.
  • Yusril menyatakan pembuktian kesalahan pelaku begal memerlukan proses peradilan yang sah sesuai undang-undang.

Sebelumnya, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi membuat sayembara. Warga Jabar yang membantu menangkap pelaku begal dan kejahatan jalanan akan mendapat hadiah uang.

Menurutnya, langkah itu merupakan strategi psikologis untuk mencegah aksi main hakim sendiri, bukan ajakan memburu pelaku.

Selain itu, pendekatan berbasis insentif ini memanfaatkan tradisi penghargaan guna memacu kewaspadaan publik dan mengaktifkan kembali Pos Siskamling atau ronda malam yang sempat meredup di tengah maraknya aksi kejahatan jalanan.

Load More