Polda Jabar Tangkap Penyebar Hoaks Polisi Buka Paksa Kotak Suara di Tasik

Hoaks yang bermuatan menghasut dan berpotensi menimbulkan keonaran di masyarakat.

Pebriansyah Ariefana
Selasa, 23 April 2019 | 11:49 WIB
Polda Jabar Tangkap Penyebar Hoaks Polisi Buka Paksa Kotak Suara di Tasik
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Trunoyudho Wisnu Andiko (kedua kanan) bersama tersangka diduga menyebar hoax berinisial DMR (kedua kiri) di Mapolda Jabar, Jalan Sukarno Hatta, Bandung, Selasa (23/4/2019). [Suara.com/Aminuddin]

SuaraJabar.id - Polda Jawa Barat berhasil meringkus seorang tersangka berinisial DMR yang diduga melakukan distribusi konten video hoaks yang bermuatan menghasut dan berpotensi menimbulkan keonaran di masyarakat.

DMR yang biasa berprofesi sebagai satpam di salah satu perusahaan di Jakarta, ditangkap oleh tim gabungan dari anggota Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Barat di Jalan Kuningan, Jakarta Pusat, pada Senin (22/4/2019).

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Trunoyudho Wisnu Andiko mengatakan DMR menyebarkan video berdurasi sekitar satu menit yang didalamnya seolah terjadi kecurangan dalam penghitungan suara di daerah Cipedes, Kota Tasikmalaya.

Dalam judul video yang disebar di akun Facebook milik DMR, tertulis deskripsi 'terjadi di Indihiang dan Cipedes Tasikmalaya Jawa Barat Polisi memaksa ingin membuka kotak suara, dihadang oleh FPI, Babinsa, dan relawan 02'. Video itu disebarkan DMR sekitar pukul 19.34 WIB, Sabtu (20/4/2019) melalui handphone milik tersangka.

Baca Juga:Beredar Video Hoaks Kericuhan di KPU Sampang, Ini Kata Polda Jatim

Trunoyudho mengatakan tidak terjadi pemaksaan yang dilakukan oleh aparat keamanan. Justru, kata dia, saat sedang dilangsungkannya proses rekap suara di tingkat PPK Kecamatan Cipedes, ada beberapa orang dari salah satu ormas yang memaksa ingin masuk dan anggota polisi yang sedang bertugas mengamankan terpaksa harus mengadang masa dari ormas itu.

"Video tentang adanya di salah satu gudang PPK di Kecamatan Cipedes. Kemudian disitu memang diamankan oleh TNI dan Linmas. Sebetulnya, pasa saat itu adanya ormas yang masuk tapi kita cegah. Namun dalam video itu seolah aparat yang diamankan oleh ormas," ucap Trunoyudho di Mapolda Jabar, Jalan Sukarno Hatta, Bandung, Selasa (23/4/2019).

Tim gabungan dari anggota Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar berhasil mengamankan beberapa alat bukti saat dilakukan penangkapan terhadap DMR.

"Kita lihat beberapa alat bukti dan alat bukti yang terkumpul adanya divice handphone yang digunakan untuk menyebar berita tidak benar atau hoaks," tukasnya.

DMR diduga telah melanggar Pasal 45a Ayat (2) juncto Pasal 28 Ayat (2) Undang-Undanh RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan terhadap UU No. 11 Tahun 2008 tentang ITE dan atau Pasal 14 Ayat (1) UU No.1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Baca Juga:KPU Jombang Difitnah Lewat Video Hoaks, Ini Penjelasannya

"Tersangka diancam hukuman penjara paling lama 6 tahun dengan denda Rp 1 milyar dan penjara paling lama 10 tahun," bebernya.

Kontributor : Aminuddin

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak