Biar Tak Sweeping Pabrik, Kapolres Indarto Rela Goyang Buruh di May Day

Agung Sandy Lesmana
Biar Tak Sweeping Pabrik, Kapolres Indarto Rela Goyang Buruh di May Day
Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Indarto joget bareng buruh saat May Day. (suara.com/Yacub)

"Sisanya ada yang bertolak ke Bandung, Cikarang dan DKI Jakarta. Namun. Semua dalam pengawalam petugas kepolisian," pungkasnya.

Suara.com - Ratusan buruh Kota Bekasi yang tergabung dari PPMI dan FSBDSI memilih berjoget bareng Kepala Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota Kombes Pol Indarto dan Dandim 0507/Bekasi Letkol Arm Abdi Wirawan.

Mereka memilih merayakan Hari Buruh Internasional atau May Day 2019 di Alun-Alun Kota Bekasi, Jalan Veteran, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Pantauan Suara.com, Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Indarto dan Dandim 0507/Bekasi Letkol Arm Abdi Wirawan turut menghibur para buruh dalam momen satu tahunan ini.

Bahkan, Indarto menyuguhkan satu lagu berjudul Suka Teki. Ratusan buruh tersebut ikut hanyut dalam lagu tersebut. Indarto dalam kesempatan itu juga membuat hiburan kepada 10 orang yang dipandang mempunyai gerakan joget yang unik dan menarik.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Indarto joget bareng buruh saat May Day. (suara.com/Yaqub)
Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Indarto joget bareng buruh saat May Day. (suara.com/Yaqub)

Pelaksanaan May Day di Kota Bekasi menurut Indarto, menjadi momen kebahagian kaum buruh di Indonesia khususnya Kota Bekasi.

"Tidak ada yang salah saya diatas panggung, kita bebas bergembira karena saya juga buruh kan. Hari buruh jadikan momen yang bahagia, kita patut bersyukur karena sudah menjadi pekerja," kata Indarto.

Disisi lain, Indarto mengapresiasi kaum buruh yang sukses menggelar acara di Alun-Alun Kota Bekasi yang berjalan dengan tertib dan kondusif.

"Kegiatannya luar biasa apalagi tema Hari Buruh ini positif yaitu May Day Is A Creatif. Ini sangat postif sekali," ujar dia.

Ia menjelaskan, di Kota Bekasi terdapat ribuan buruh yang terlibat dalam perserikatan. Namun yang merayakan di Kota Bekasi hanya 1000 buruh.

"Sisanya ada yang bertolak ke Bandung, Cikarang dan DKI Jakarta. Namun. Semua dalam pengawalam petugas kepolisian," pungkasnya.

Indarto juga mengapresiasi tidak ada tindakan sweeping pabrik yang dilakukan oleh kaum buruh di Kota Bekasi.

Kontributor : Mochamad Yacub Ardiansyah

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS