Terserempet Kereta, Kakek Penjual Rengginang Tewas di RS

Dwi Bowo Raharjo
Terserempet Kereta, Kakek Penjual Rengginang Tewas di RS
Kani (90 tahun) penjual rengginang keliling asal Kampung Pondok RT 09/3 Desa Pondokaso Tonggoh, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi mendapat penanganan medis di RSUD Sekarwangi, Cibadak setelah terserempet kereta api, Selasa (16/7/2019). (sukabumiupdate.com/Ruslan AG)

"Pihak rumah sakit sudah melakukan pertolongan semaksimal mungkin, tetapi nyawa korban tak dapat tertolong."

Suara.com - Kani (90), penjual rengginang keliling menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD Sekarwangi Cibadak, Sukabumi, Jawa Barat pada Selasa (16/7/2019) sekitar pukul 15.30 WIB.

Warga Pondok Rt 09/03 Desa Pondokaso Tonggoh, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi itu sebelumnya dilarikan ke rumah sakit setelah terserempet Kereta Api Pangrango dari Sukabumi menuju Bogor di Kampung Babakan RT 26/09 Desa Pondokkaso Landeuh, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Selasa siang.

Humas RSUD Sekarwangi, Ramdansyah mengatakan, Kani tiba di rumah sakit sekitar pukul 14.00 WIB. Saat dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Kani suda mengalami luka parah pada bagian kepala.

Setelah mendapat penanganan intensif oleh tim medis RSUD Sekarwangi, namun nyawa kakek tua itu sudah tidak dapat tertolong.

"Pihak rumah sakit sudah melakukan pertolongan semaksimal mungkin. Tetapi nyawa korban tak dapat tertolong akibat luka yang diderita," kata Ramdansyah seperti diberitakan sukabumiupdate.com - jaringan Suara.com, Selasa petang.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS