facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Heli TNI AU Dikerahkan untuk Distribusi Logistik Korban Banjir di Bogor

Chandra Iswinarno Sabtu, 04 Januari 2020 | 15:45 WIB

Heli TNI AU Dikerahkan untuk Distribusi Logistik Korban Banjir di Bogor
Proses penyaluran bantuan untuk korban banjir di Kabupaten Bogor menggunakan helikopter milik TNI AU. [Istimewa]

Mereka mengangkut bantuan logistik makanan instan, obat-obatan, perlengkapan pribadi serta kebutuhan anak dan ibu ke enam desa terdampak banjir dan longsor.

SuaraJabar.id - Satu unit helikopter dikerahkan untuk mendistribusikan bantuan logistik kepada korban longsor di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor. Hal itu karena sulitnya akses ke lokasi yang putus diterjang longsor pada Rabu (1/1/2020).

Komandan Lanud (Danlanud) Atang Senjaya Bogor Marsma TNI Eding Sungkana mengatakan, satu unit helikopter yang diterjunkan itu jenis Super Puma Nomor H-321. Helikopter itu dipiloti oleh Komandan Skadron Udara 6 Lanud Ats, Letkol Pnb Risdiyanto dengan Co Pilot Kapten Ravi dan Lettu Alberdo.

Mereka mengangkut bantuan logistik makanan instan, obat-obatan, perlengkapan pribadi serta kebutuhan anak dan ibu ke enam desa terdampak banjir dan longsor di Kecamatan Sukajaya yakni Desa Cileuksa, Cisarua, Pasir Madang dan Kiara Pandak.

"Bantuan logistik berasal dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bogor," kata Eding pada Sabtu (4/1/2020).

Baca Juga: Derita Korban Longsor Bogor: Tak Ada yang Tersisa, Rumah Rata dengan Tanah

Eding menambahkan, masih ada masyarakat korban bencana di wilayah tersebut yang belum menerima bantuan. Hal itu terjadi karena akses terisolasi akibat terputus dan sulit dijangkau dari jalur darat.

"Jadi kami bantu dalam penyaluran logistik dan lain sebagainya. Satu pesawat helikopter dikerahkan ke lokasi, dan satunya lagi standby," ungkapnya.

Selain mengerahkan satu unit helikopter, Kipan C Pasukan Khas (Paskhas) TNI Angkaran Udara juga dikerahkan membantu pengamanan di lokasi. Sebab, kondisi medan pasca banjir dan longsor tidak memungkinkan dilakukan pendaratan helikopter.

"Sehingga pengiriman bantuan dilakukan dengan cara drop dari udara," katanya.

Kontributor : Rambiga

Baca Juga: 11 Desa di Sukajaja Bogor Terisolir karena Longsor, 3 Tewas

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait