Korban Tewas Bus Maut Subang Bertambah, Dinkes: Alami Pendarahan di Kepala

Satu korban meninggal setelah mendapat perawatan di RS Hermina Depok atas nama Kharidah (62). Dia mengembuskan nafas terakhir sekira pukul 11.30 WIB.

Chandra Iswinarno
Selasa, 21 Januari 2020 | 16:20 WIB
Korban Tewas Bus Maut Subang Bertambah, Dinkes: Alami Pendarahan di Kepala
Kecelakaan bus di Subang tewaskan 6 orang. (Foto: Antara)

SuaraJabar.id - Peristiwa kecelakaan bus maut yang mengangkut Kader Posyandu Kota Depok pada Sabtu (18/1/2020) masih menyisakan kesedihan. Jika sebelumnya diberitakan jumlah korban meninggal berjumlah delapan orang, pada Selasa (21/1/2020), korban kecelakaan bus maut bertambah satu orang lagi.

Dari informasi yang didapat Suara.com, satu korban meninggal setelah mendapat perawatan di RS Hermina Depok atas nama Kharidah (62). Dia mengembuskan nafas terakhir sekira pukul 11.30 WIB.

"Iya betul (korban meninggal bertambah satu orang) atas nama Ibu Khoridah warga RW 12 Kelurahan Bojong Pondok Terong, di ruang ICU Hermina," kata Camat Cipayung Asep Rahmat ketika dikonfirmasi Suara.com pada Selasa (21/1/2020).

Asep mengatakan, korban kecelakaan yang baru meninggal dunia tersebut akan dimakamkan di Kampung Lio Hek, Kelurahan Bojong Pondok Terong.

Baca Juga:Sebanyak 4 Korban Kecelakaan Bus Maut di Subang Menjalani Operasi

"Hari ini jasad bu Khoridah dimakamkan di kampung Lio Hek," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok Enny Ekasari membenarkan korban meninggal dunia kecelakaan bus di Subang bertambah.

"Korban meninggal dunia ini mengalami pendarahan di kepala. Jadi korban ini kondisinya termasuk yang luka berat," ujarnya.

Sebelumnya, Kapolres Subang AKBP Teddy Fanani mengemukakan kecelakaan bus wisata yang terjadi di Kampung Naggrok Desa Palasari Kecamatan Ciater disebut akibat rem blong.

"Diperkirakan kendaraan tersebut mengalami rem blong sehingga sopir membanting kendaraan ke sebelah kanan untuk menghindari kendaraan yang berada di depan," katanya dari rilis yang diterima Suara.com pada Minggu (19/1/2020).

Baca Juga:Ada Kejanggalan, Menhub Minta KNKT Selidiki Kecelakaan Bus Maut di Subang

Teddy mengemukakan, peristiwa kecelakaan pada Sabtu (18/1/2020) sekira pukul 17.23 WIB tersebut terjadi, usai Bus Pariwisata PO Purnama Sari yang mengangkut kader posyandu Kelurahan Bojong Pondok Terong bertamasya ke Taman Wisata Alam Tangkuban Parahu.

"Berdasarkan keterangan saksi Saudari Rosmala, 40 tahun, rombongan yang merupakan Kader Posyandu Kelurahan Bojong (Pondok Terong) Kecamatan Cipayung Kota Depok telah selesai melaksanakan wisata ke TWA Gunung Tangkuban Parahu," ujarnya.

Untuk diketahui, jumlah korban meninggal pada hari yang sama usai kecelakaan berjumlah delapan orang.

Kontributor : Supriyadi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak