Indeks Terpopuler News Lifestyle

Jokowi: Januari RI Produksi Vaksin Corona Lalu Disuntikan ke Masyarakat

Pebriansyah Ariefana Selasa, 11 Agustus 2020 | 12:48 WIB

Jokowi: Januari RI Produksi Vaksin Corona Lalu Disuntikan ke Masyarakat
Fakta Jokowi dapat plakat Silver Play Button karena Covid-19 (antara)

Jokowi langsung meninjau penyuntikan perdana uji coba vaksin Covid-19 yang dilakukan kepada 19 relawan.

SuaraJabar.id - Presiden Joko Widodo menghadiri penyuntikan perdana vaksin Covid-19 di Rumah Sakit Pendidikan (RSP) Universitas Padjajaran (Unpad) hari ini, Selasa (11/8/2020).

Menurut pantauan SuaraJabar.id, Presiden tiba di RSP Unpad sekira pukul 11.20 WIB.

Jokowi langsung meninjau penyuntikan perdana uji coba vaksin Covid-19 yang dilakukan kepada 19 relawan.

“Hari ini saya hadir di fakultas kedokteran Unpad di Bandung Jabar dalam rangka melihat secara langsung pelaksanaan penyuntikan yang perdana, dan kita berharap uji klinis yang ketiga ini akan diselesaikan dalam 6 bulan,” ungkap Presiden di RSP Unpad, Jl Prof Eyckman, Kota Bandung, Selasa (11/8/2020).

“Kita harapkan di Januari kita sudah bisa memproduksi dan sekaligus juga, kalau produksinya sudah siap, langsung diberikan vaksinasinya kepada sleuruh masyarakat di tanah air,” lanjutnya

Selain itu, Presiden juga mengungukapkan pihaknya berharap diakhir Desember 2020 bisa meningkat produkai vaksin sehingga bisa digunakan untum vaksinasi di tanah air.

Selain itu, Presiden juga menyebutkan vaksin lainnya yakni vaksin merah putih bisa diselesai di tahun 2021 yang dikembangkan full oleh BPOM, LIPU dan Universitas lainnya.

“Tapi kita juga buka diri untuk bekerjasama misalnya dengan sinovac di Tiongkok, kemudian dengan Uni Emirat Arab, juga dengan Korsel dalam rangka secepat-cepatnya bisa lakukan vaksinasi pada seuruh rakyat Indonesia. Kita optimis dengan segera ditemukannya vaksin ini kita bisa kasih vaksin ke seluruh rakyat,” kata Jokowi.

Jokowi menjelaskan ada dua vaksin yang saat ini sedang dikembangkan dan dikerjakan oleh pemerintah bekerja sama dengan lembaga terkait yaitu vaksin dari Sinovac, China dan vaksin Merah Putih yang seluruhnya buatan Indonesia.

"Jadi kita mengembangkan 'full' sendiri oleh lembaga Eijkman dan juga BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi), LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia), BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan), Kementerian Riset dan Teknologi dan universitas-universitas yang kita miliki yaitu vaksin Merah Putih," kata Jokowi.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait