alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sepi Job, LC Karaoke Lakukan Ini untuk Makan dan Bayar Indekos

Ari Syahril Ramadhan Rabu, 14 Oktober 2020 | 17:38 WIB

Sepi Job, LC Karaoke Lakukan Ini untuk Makan dan Bayar Indekos
Ilustrasi penyanyi. (Shutterstock)

Perempuan berkulit putih dan rambut pirang ini berasal dari sebuah desa di kaki Gunung Galunggung, Tasikmalaya. Tiga tahun lalu ia pindah ke Kota Bandung.

Awal Oktober ini, tempat karaokenya mulai beroperasi. Meski sudah bisa menjajakan jasa menemani tamu karaoke dengan fee Rp 150 ribu per jam, Indah mengaku jam operasional dan kapasitas pengunjung dibatasi.

Jumlah pengunjung yang datang pun belum seramai dulu. Sebelum masa pandemi, Indah mengaku selalu mendapatkan job menemani tamu minimal tiga jam per hari.

Tapi saat ini, jam terbang Indah per pekan rata-rata hanya tiga jam. Menurutnya, banyak pelanggan setianya yang belum menampakan hidung. Alasannya beragam, dari takut terkena Covid-19 sampai tak punya budget hiburan.

Penghasilan dari bonus penjualan makanan dan minuman pun merosot tajam.

Baca Juga: Angka Kesembuhan Tinggi Keluarkan Kota Bandung dari Zona Merah

"Yang biasa minum Chivas sekarang Captain Morgan. Jadi ya bonus kita dari penjualan juga turun. Kalau tamu dulu biasa kasih tips Rp 100 ribu sampai Rp 400 ribu di luar fee, sekarang paling Rp 50 ribu," ujarnya.

Indah berharap kondisi sulit ini segera berakhir. Ia juga tak menampik jia ia dan kawan-kawannya memiliki keinginan untuk mendapatkan hak yang sama dengan pekerja lain sepert subsidi gaji Rp 600 ribu dari BPJS Ketenagakerjaan misalnya.

"Jangankan aku, kaya waiter sama satpam aja nggak bisa ngajuin bantuan soalnya nggak punya BPJS kan. Mudah-mudahan bisa dapat, kan kerjaan kita juga bukan kriminal," tandasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait