Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Istri Wali Kota Sukabumi Jadi Pembicara Webinar Soal Pelakor

Ari Syahril Ramadhan Kamis, 15 Oktober 2020 | 10:15 WIB

Istri Wali Kota Sukabumi Jadi Pembicara Webinar Soal Pelakor
Webinar Pelakor. [Ist]

Tanya aja ke panitia, yang punya acara DWP, tulis Fitri melalui pesan singkat disertai emotion tertawa sambil berkeringat.

SuaraJabar.id - Beredar flyer di media sosial dan grup Whatsapp yang berisi Istri Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, Fitri Hayati Fahmi menjadi salah satu pembicara webinar (seminar online) dengan tema "Antisipasi Pelakor di Masa Pandemi".

Selain Fitri Hayani Fahmi, terdapat juga nama Sufiani Dida Sembada istri Sekda Kota Sukabumi Dida Sembada. Keduanya juga menjabat sebagai penasihat dan ketua Darma Wanita Persatuan (DWP) Kota Sukabumi.

Pembicara ketiga adalah perwakilan dari Dinas Kesehatan dr Wahyu Handriana, juru bicara Satgas Covid-19 Kota Sukabumi.

Dari flyer acara yang menyebar cepat melalui whatsapp grup warga Sukabumi ini dijelaskan webinar akan berlangsung hari Jumat (15/10/2020) mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Dijelaskan juga alamat link aplikasi Zoom yang digunakan dalam webinar ini, yaitu http://bit.ly/34KtYiM. Meeting ID: 857 8739 0175, Passcode 570045.

“Pesertanya khusus darma wanita,” jelas Wahyu Handriana melalui pesan singkat kepada sukabumiupdate.com-jaringan suara.com, Rabu (14/10/2020).

Jangan! Menurut Wahyu materi utama yang akan dibahas dalam webinar tersebut masih terkait covid-19. “Penasaran ya,” lanjut Wahyu.

PELAKOR disana itu singkatan dari Penyakit Lansia dan Komorbid. Itu teknik marketing,” sambung Wahyu.

Penyakit lansia dan komorbid, menurut Wahyu menjadi isu penting dalam penanganan covid-19 saat ini. Lansia yang memiliki penyakit dan komorbid, akan sangat berbahaya jika terpapar corona.

Kasus kematian pasien positif covid-19 di Kota Sukabumi, mayoritas lansia yang memiliki penyakit penyerat atau komorbid. “Mereka (lansia dengan komorbid) saat ini harus benar-benar dilindungi dari potensi penyebaran virus corona. Penerapan protokol kesehatan saat ini tidak hanya diluar rumah tapi juga didalam rumah,” ungkap Wahyu.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait