alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pangandaran Siap Sambut Libur Panjang Oktober

Ari Syahril Ramadhan Minggu, 25 Oktober 2020 | 17:42 WIB

Pangandaran Siap Sambut Libur Panjang Oktober
Foto udara wisata Pantai Barat di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Sabtu (30/11). [ANTARA FOTO/Adeng Bustomi]

Saat BMKG mengumumkan gempa tidak berpotensi tsunami, kegiatan wisata pun kembali berjalan normal.

SuaraJabar.id - Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat siap menyambut wisatawan yang akan berlibur ke kawasan itu pada libur panjang di akhir Oktober 2020 nanti.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Parbud) Kabupaten Pangandaran Untung Saeful Rachman mengatakan, pihaknya bakal menjamin keamanan dan kesehatan wisatawan yang akan berwisata ke daerahnya.

Ia memaparkan, pihaknya telah memberlakukan protokol kesehatan yang ketat, terutama di sektor pariwisata. Para pelaku di sektor ini juga sudah menjalani pelatihan untuk menerapkan protokol kesehatan.

"Minimal kita berikan informasi ke para calon wisatawan Pangandaran aman dikunjungi wisatawan, dan kita sehat karena kita terapkan protokol kesehatan," ujar Untung ketika dihubungi Suarajabar.id, Minggu (25/10/2020).

Terkait dengan gempa bumi yang menggoncang Pangandaran pada Minggu pagi berpotensi mengurangi minat calon wisatawan, Untung mengatakan hal itu tidak menjadi kekhawatiran bagi pihaknya.

Dari kejadian pagi tadi, Untung mengatakan dampak gempa tidak terlalu berpengaruh pada kegiatan pariwisata. Saat BMKG mengumumkan gempa tidak berpotensi tsunami, kegiatan wisata pun kembali berjalan normal.

Dengan adanya potensi bencana di pesisir selatan Pulau Jawa, Untung mengatakan pihaknya juga sudah menyiapkan strategi mitigasi. Mulai dari membangun sarana dan prasarana seperti tempat evakuasi dan rambu-rambu, pihaknya juga telah melatih pelaku bisnis pariwisata untuk menghadapi segala bentuk ancaman bencana alam.

"Kemarin sama BPBD sudah dilakukan pelatihan kepada pengelola hotel untuk antisipasi kejadian. Kaya tadi kita counter dengan informasi tidak berpotensi tsunami," jelasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait