Fakta Baru! Pinangki Ancam Cekik dan Rampas HP Saksi Kasusnya di Kejagung

Ancaman tersebut dilayangkan Pianangki kepada Rahmat saat keduanya bertemu di salah satu ruang Kejaksaan Agung RI.

Agung Sandy Lesmana | Yosea Arga Pramudita
Selasa, 10 November 2020 | 07:00 WIB
Fakta Baru! Pinangki Ancam Cekik dan Rampas HP Saksi Kasusnya di Kejagung
Jaksa Pinangki [ANTARA FOTO/Galih Pradipta]

"Saya juga tidak pernah mengarahkan dan mengajari saksi karena dia lebih senior dari saya, dia 54 dan daya 39 tahun. Tidak pernah itu mengarahkan dan mengajari saksi," ungkap dia.

Rahmat sebelumnya menyebut jika Pinangki mengarahkan dirinya saat akan diperiksa oleh Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan atau Jamwas Kejaksan Agung RI.

Pemeriksaan itu berkaitan dengan kepergian Pinangki ke luar negeri tanpa sepengetahuan atasan. Diketahui, sang jaksa sempat beberapa kali bertolak ke Negeri Jiran, Malaysia untuk bertemu Djoko Tjandra.

"Diperiksa Jamwas Pinangki minta saya bilang ke Malaysia urusan bisnis," kata Rahmat.

Baca Juga:Nama Wapres Ma'ruf Amin Disebut di Sidang Suap Jaksa Pinangki

Rahmat mengatakan, Pinangki meminta agar dirinya menjelaskan soal bisnis terkait Pembakit Listrik Tenaga Uap atau PLTU dengan seorang pengusaha bernama Joe Chan -- yang belakangan diketahui sebagai Djoko Tjandra. Padahal, Rahmat tidak tahu menahu soal bisnis tersebut.

"Ke Malaysia untuk bahas PLTU ke pengusahan dengan nama Joe Chan," sambungnya.

Rahmat pun selanjutnya mengikuti arahan yang diminta oleh Pinangki. Alasannya, Rahmat berpikir jika Pinangki mempunyai banyak kenalan di lingkungan Kejaksaan Agung.

"Karena percaya, teman-teman saya bilang Ibu Pinangki kenalannya banyak di Kejaksaan. Tapi, saya tidak tahu atasan Ibu Pinangki itu siapa," beber Rahmat.

Pada kenyataaannya, saat diperiksa di Jamwas, Rahmat mengatakan hal sesungguhnya. Dia memilih tidak mengikuti arahan Pinangki dengan alasan enggan berbohong.

Baca Juga:Disuruh Pinangki Agar Berdusta, Saksi: Saya Islam, Dilarang Berbohong

"Setelah saya pikir, saya sebagai umat islam tidak boleh berbohong maka saya berikan kesaksian yang sesungguhnya," pungkas dia.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak