Mau Mulai Startup? Ikuti Tips Ini supaya Sukses

"Mulai lah dengan orang-orang yang tepat," kata Ronald.

Ari Syahril Ramadhan
Kamis, 12 November 2020 | 14:06 WIB
Mau Mulai Startup? Ikuti Tips Ini supaya Sukses
startup (shutterstock)

SuaraJabar.id - Pandemi Covid-19 membuat banyak orang beralih konsep bisnis. Salah satu konsep bisnis yang paling banyak diminati di masa pandemi ini adalah perusahaan rintisan.

Bukan tanpa alasan. Perusahaan rintisan sering disebut sebagai salah satu konsep bisnis yang mampu bertahan karena jeli melihat perubahan.

"Covid-19 banyak tantangan, pendiri startup mengatasinya dengan ketangkasan, inovasi dan ketangguhan," kata Managing Director Google Indonesia, Randy Jusuf, saat jumpa pers virtual Google Startup Accelerator, Kamis (12/11/2020).

Startup dinilai memberikan ide-ide yang segar dalam menjawab masalah yang muncul, apalagi di masa pandemi ini, perusahaan rintisan juga dituntut untuk bisa bergerak lebih cepat.

Baca Juga:Ada Warung Pecel Lele Dekat Puncak Merapi di Google Maps, Punya Siapa?

Berbicara di acara yang sama, CEO Hacktiv8 Indonesia, Ronald Ishak, salah satu peserta program Google Startup Accelerator di Asia Tenggara, menyarankan kepada orang-orang yang ingin memulai startup agar membuat tim yang tepat.

"Mulai lah dengan orang-orang yang tepat," kata Ronald.

Setelah itu, startup harus mengetahui produk atau layanan seperti apa yang diinginkan konsumen.

Hal yang penting untuk dilakukan juga menurut Ronald adalah buat pengeluaran sekecil mungkin.

"Kebanyakan startup gagal karena tidak mampu melakukan sesuatu dari ketiga hal itu," kata Ronald.

Baca Juga:Joe Biden Gaet Mantan Bos Google hingga Apple, tapi Tidak Marc Zuckerberg

CEO Kata.ai, Irzan Raditya memberikan pandangan yang berbeda bagi mereka yang ingin membangun startup, yaitu mencari "niche" dan mulai dengan pasar yang kecil.

"Tapi, selalu prioritaskan untuk menyasar pasar yang besar," kata Irzan.

Startup juga harus menemukan satu masalah utama, atau besar, untuk dipecahkan. Strategi untuk memecahkan masalah tersebut bisa berubah seiring dengan waktu berjalan, trend maupun persaingan di pasar.

"Tapi, temukan masalah besar untuk dipecahkan," kata Irzan.

Stelah itu, startup bisa fokus untuk menemukan produk yang cocok dengan pasar melalui validasi ke pengguna. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak