facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Viral Ajakan Suntik Vaksin Covid-19 di Penis, Ini Faktanya

Ari Syahril Ramadhan Kamis, 07 Januari 2021 | 12:41 WIB

Viral Ajakan Suntik Vaksin Covid-19 di Penis, Ini Faktanya
Sebuah foto hoaks yang berisi anjuran untuk suntik vaksin Covid-19 di penis. [Facebook/Istimewa]

Banyak warganet yang bertanya benarkah foto tersebut potongan berita dari CNN? Atau jangan-jangan hoaks?

SuaraJabar.id - Jelang pelaksanaan vaksinasi Covid-19, banyak informasi berseliweran. Salah satunya adalah khasiat lain vaksin Covid-19 yang dapat membesarkan penis. 

Informasi ini berawal dari sebuah pesan gambar yang menyebar di jejaring media sosial dan grup WhatsApp di awal pekan ini.

Pesan gambar itu berisi foto seorang lelaki mirip dokter, dengan tulisan berbunyi: Doctors encourage covid-19 vaccine injections in penis - yang kira-kira berisi anjuran suntik vaksin Covid-19 di penis.

Foto itu menggunakan logo CNN, media Amerika Serikat. Di sampingnya juga tampak sebuah ilustrasi menunjukkan penis yang sedang disuntik, dengan keterangan: safe area for injection (area yang aman untuk disuntik).

Baca Juga: BPOM Terbitkan Lot Release Vaksin Sinovac, Memang Sudah Lolos Uji Klinis?

Pada bagian bawah terdapat penjelasan lain yang isinya sebagai berikut:

Doctors are discovering that, for male patients, the penis offers the fastest release of the vaccine throughout the body. Based on findings from Unversity of California study involving 1.500 men who received the vaccine.

Jika diterjemahkan bebas, tulisan itu artinya:

Dokter anjurkan vaksin Covid-19 disuntik di penis. Para dokter menemukan bahwa, untuk pasien lelaki, penis bisa menyebarkan vaksin lebih cepat ke tubuh. Berdasarkan studi University of California yang melibatkan 1.500 lelaki penerima vaksin.

Menyebar di WhatsApp sejak Senin (4/1/2021), banyak warganet yang bertanya benarkah foto tersebut potongan berita dari CNN? Atau jangan-jangan hoaks?

Baca Juga: BPOM Terbitkan Sertifikat Lot Release Vaksin Covid-19 Sinovac

Cek Fakta

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait