Berdasarkan hasil penelusuran fakta Renanda Dwina Putri (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas Pendidikan Indonesia), klaim Rizieq Shihab sakit yang tidak normal karena diracuni tidak benar.
Mengutip dari Okenews, kuasa hukum Rizieq Shihab, Sugito Atmo Prawiro mengonfirmasi bahwa kondisi Rizieq Shihab di dalam sel Rumah Tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya, sangat mengkhawatirkan seperti diisolasi. Ia mengungkapkan, Rizieq Shihab mengalami sakit asam lambung dan sempat sesak nafas hingga hampir pada 1 Januari 2021 bahkan sempat meminta pertolongan melalui CCTV yang terpasang di depan kamar selnya.
“Kondisi Habib Rizieq sangat mengkhawatirkan, bahkan pada waktu malam itu kondisinya sangat darurat,” ungkapnya saat dikonfirmasi MNC Media, Jumat (8/1/2021).
Hal yang sama juga dikonfirmasi oleh Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus. Mengutip dari Tribun Jateng, ia mengatakan, Rizieq sempat menderita asam lambung, sehingga kondisi kesehatannya menurun.
Baca Juga:Hari Ini Sidang Putusan Praperadilan Habib Rizieq, Dikawal 900 Polisi
“Kondisi sekarang bagus, tadi baru dicek lagi. SOP untuk kesehatan dia (Rizieq-Red) kami lakukan betul, pengecekan didampingi oleh MER-C. Ada CCTV-nya, ada semua. Kami kasih tidak mau, dia (Rizieq) maunya oksigennya dia. Memang sebelum masuk sini selalu bawa tabung oksigen. Di mobilnya juga ada tabung oksigen,” ujar Kombes Pol Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Jumat (8/1).

Kesimpulan
Dari penjelasan di atas dapat diambil kesimpulan bahwa narasi yang menyebut Rizieq Shihab sakit karena diracun adalah narasi yang tidak benar.
Dengan demikian narasi yang disampaikan oleh akun Twitter tersebut dapat dikategorikan sebagai konten yang menyesatkan. Faktanya, Rizieq Shihab mengalami penyakit asam lambung dan sesak nafas yang sudah ditangani sesuai aturan.
Baca Juga:Besok Sidang Putusan Praperadilan Habib Rizieq, Polri Kerahkan 900 Personel