alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Geger Penemuan Mayat di Perairan Cirebon, Warga Kira Korban Sriwijaya Air

Ari Syahril Ramadhan Jum'at, 22 Januari 2021 | 11:08 WIB

Geger Penemuan Mayat di Perairan Cirebon, Warga Kira Korban Sriwijaya Air
ILUSTRASI Polairud tengah melakukan evakuasi dan penyelamatan di laut.[Dokpol]

Awalnya, warga mengira jenazah pria itu merupakan korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di perairan Kepulauan Seribu beberapa waktu lalu.

SuaraJabar.id - Warga pesisir Kabupaten Cirebon digegerkan dengan penemuan sosok mayat di laut. Awalnya, warga mengira jenazah pria itu merupakan korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di perairan Kepulauan Seribu beberapa waktu lalu.

Namun setelah diidentifikasi, mayat itu diduga korban tenggelam di sungai Karangsambung, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon.

Mayat yang mengapung di laut itu diduga bernama Saeful (14) korban tenggelam di sungai Karangsambung, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon. Korban ditemukan oleh nelayan di perairan laut Gunung Jati, Kabupaten Cirebon pada pukul 16.00 WIB, Kamis (21/1/2021).

"Kami dapat laporan dari nelayan yang sedang mencari ikan, mereka memberikan informasi temuan mayat yang diduga korban tenggelam kemarin, "kata Kasat Pol Airud Polres Cirebon Kota Iptu Sayuti Ubrata, saat dihubungi. Jumat (22/01/2021)

Baca Juga: Alasan Basarnas Hentikan Pencarian Korban Sriwijaya Air SJ 182

Dari laporan tersebut, lanjut Iptu Sayuti, Ditpol Airud Polda Jabar, Basarnas, Sat Polair Polres Cirebon Kota langsung bergerak cepat dan melaksanakan evakuasi mayat tanpa identitas tersebut. Namun sayang saat perjalanan evakuasi korban, Ombak semakin deras, sehingga petugas mengalami kesulitan.

"Evakuasi korban sempat mengalami kesulitan, karena ombak laut semakin membesar. Tapi korban berhasil kita evakuasi pada pukul 19.00 WIB," katanya.

Sementara itu dijelaskan Kapolsek Kapetakan AKP Disi, Dari temuan mayat tanpa identitas tersebut, petugas langsung menginformasikan kepada keluarga korban tenggelam. Kemudian orang tua korban, Kaeron (57) langsung bergegas ke lokasi kejadian untuk mengeceknya.

"Mendengar kabar itu, orang tua korban pergi dengan menggunakan perahu, setibanya di lokasi penemuan mayat, kaeron tidak mengenali sosok mayat laki-laki itu," katanya.

Untuk memastikan bahwa sosok mayat itu merupakan Saeful, korban tenggelam di sungai, petugas memanggil dua orang s saksi dan keluarga korban yang merupakan kakak korban, untuk kembali mengecek sosok mayat tersebut.

Baca Juga: Operasi Pencarian Korban dan Puing Sriwijaya Air SJ 182 Dihentikan

"Dua saksi yang ikut berenang dengan korban, kita bawa untuk melihat mayat tanpa identitas itu, dan kedua saksi membenarkan bahwa mayat itu adalah Saeful, korban tenggelam di sungai," katanya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait