Benarkah Ada Dokter Meninggal Usai Disuntik Vaksin Covid-19? Ini Faktanya

Seorang dokter di Palembang dikabarkan meninggal usai disuntik vaksin Covid-19, benarkah?

Farah Nabilla | Chyntia Sami Bhayangkara
Selasa, 26 Januari 2021 | 16:07 WIB
Benarkah Ada Dokter Meninggal Usai Disuntik Vaksin Covid-19? Ini Faktanya
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Elements Envato)

SuaraJabar.id - Seorang dokter dikabarkan meninggal dunia usai disuntik vaksin covid-19. Kabar itu dibagikan oleh seorang pengguna Facebook yang mengaku sebagai sahabat dari dokter tersebut.

Ia menjelaskan bahwa sebelum dokter tersebut ditemukan di mobilnya, tenaga kesehatan itu disebut baru saja disuntik vaksin covid-19.

Ia juga mengaitkan kematian dokter tersebut dengan vaksin covid-19 yang baru saja diterima sahabatnya.

Narasi tersebut diunggah oleh akun Facebook bernama Prof. Yuwono. Ia mengunggah foto suasana rumah duka dokter berusia 49 tahun itu dan juga menambahkan narasi sebagai berikut:

Baca Juga:CEK FAKTA: Habib Rizieq Ditendang Polisi saat Masuk Mobil Tahanan?

"ALLAHUMMAGHFIRLAHU
Semalam sahabatku (dokter, 49 thn) ditemukan wafat di mobilnya. Kamis kemarin ia divaksin. Ia tidak punya comorbid & tak ada riwayat dirawat di rumah sakit.

Apakah ini ada hubungannya dgn vaksin? Perlu penjelasan dari dinkes kota sebagai penanggungjawab vaksin sekaligus lembaga di mana sahabatku mengabdi. Sebagai dokter saya sdh bilang bhw pemberian vaksin atau obat apapun harus benar2 ilmiah dg jaminan safety & efficacy yg baik.

Tidak ada yg kebetulan di dunia ini dan tidak ada mushibah termasuk kematian kecuali sudah digariskan oleh Allah. Manusia diberi kebebasan bersikap & bertindak sesuai dgn kapasitas keilmuannya. Karena itu saya tak jemu mengingatkan utk selalu memutuskan, bersikap & berbuat berdasarkan ilmu bukan berdasar kepentingan.

Moga para pemimpin bijak dalam hal apapun krn mereka akan diminta pertanggungjawabannya.

Selamat jalan sahabatku, Allah menyayangimu".

Baca Juga:2.474 Nakes & Tokoh Riau Divaksin Covid-19, Belum Ada Laporan Efek Samping

Benarkah narasi tersebut?

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak