alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ditemukan Tak Bernyawa, Ini Identitas Ibu dan Anak yang Tewas Mengenaskan

Chandra Iswinarno Rabu, 07 April 2021 | 21:20 WIB

Ditemukan Tak Bernyawa, Ini Identitas Ibu dan Anak yang Tewas Mengenaskan
Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara ditemukannya ibu dan dua anak yang tewas mengenaskan di Kampung Margamulya, RT 01/02, Desa Cipatat, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Rabu (7/4/2021). [Suara.com/Ferrye Bangkit]

Warga Kampung Margamulya, RT 01/02, Desa Cipatat, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) dihebohkan dengan tewasnya ibu dan dua anaknya pada Rabu (7/4/2021).

SuaraJabar.id - Warga Kampung Margamulya, RT 01/02, Desa Cipatat, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) dihebohkan dengan tewasnya ibu dan dua anaknya pada Rabu (7/4/2021) sekitar pukul 16.00 WIB.

Berdasarkan keterangan pihak RW setempat, sang ibu diketahui bernama Dina Rosdiana Yulianti (31). Kemudian anak pertamanya diketahui bernama Yumna Tamimatu Jinan (5) dan anak keduanya Abqary Abdurrahman Burhan (3).

Ketiganya ditemukan tewas dengan posisi mengenaskan. Dina yang ditemukan sang suaminya, Asep Burhanudin (35) menggelantung di atas kusen. Sementara dua anaknya posisinya tertidur di atas matras dan bantal.

"Dari mulutnya keluar busa sama bibirnya biru," ujar Evi Herawati (27) adik ipar korban saat ditemui di lokasi.

Baca Juga: Pulang Kerja, Asep Temukan Istrinya Tewas Tergantung di Kusen Rumah

Sekretaris RW setempat, Ade Rohendi mengatakan mengatakan, berdasarkan keterangan saksi, ketiga korban terakhir kali terlihat pada Selasa (6/4/2021) sore.

"Setelah itu ketiga korban tidak terlihat lagi. Dikira keluarga pergi ke Cimahi ke rumah keluarganya karena memang sering pulang pergi," ujarnya.

Sementara itu, Asep memang sejak Selasa kemarin tidak ada di rumah karena harus mengikuti pelatihan di tempatnya bekerja.

"Dia kerja sebagai security di salah satu bank di daerah Cipatat," ujar Ade Rohendi.

Kemudian, ungkap Ade, suami dan ayah korban memutuskan untuk pulang terlebih dahulu lantaran perasaannya sudah tidak enak.

Baca Juga: Minta Dikerik, Kakek Sebatang Kara di Sragen Malah Ditemukan Tewas

"Lagi pelatihan suaminya, tapi pulang dulu karena perasannya tidak enak," ungkapnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait