alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Napi Terorisme Ucapkan Ikrar Setia NKRI di Hadapan Al Quran

Ari Syahril Ramadhan Kamis, 15 April 2021 | 14:40 WIB

Napi Terorisme Ucapkan Ikrar Setia NKRI di Hadapan Al Quran
ILUSTRASI narapidana terorisme di Lampung mengucap ikrar setia pada NKRI. [Lampungpro.co]

Ikrar yang diucapkan di hadapan Al Quran itu akan menjadi pintu masuk para narapidana terorisme untuk kembali diterima oleh masyarakat.

SuaraJabar.id - Meski tak mengurangi masa kurungan, sebanyak 34 napi terorisme di Lapas Narkotika Kelas IIA Gunung Sindur, Bogor mengucapkan ikrar setia pada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Kamis (15/4/2021).

"Hari ini kita telah sama-sama melihat di Lapas Narkotika Gunung Sindur, dari 56 jumlah warga binaan terorisme, 34 menyatakan ikrar setia pada NKRI," ujar Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Jawa Barat Sudjonggo saat konferensi pers usai pembacaan ikrar.

Menurutnya, ikrar yang diucapkan di hadapan Al Quran itu akan menjadi pintu masuk para narapidana terorisme untuk kembali diterima oleh masyarakat, meski tidak mengurangi masa hukuman di lapas.

"34 napi ini rata-rata masih usia produktif, masih usia muda. Jangan sampai perbuatannya terulang karena perutnya lapar. Hanya karena tidak bisa diterima masyarakat," katanya lagi.

Baca Juga: Beragama Kristen, Bertrand Antolin Wakafkan Alquran di Ramadhan

Sudjonggo menyebutkan, 22 narapidana terorisme lainnya di lapas tersebut belum mengucapkan ikrar setia pada NKRI, karena masih dalam tahap proses deradikalisasi.

"Pembinaan terus berjalan, karena pidananya juga berbeda-beda. Itu yang menyebabkan kenapa tidak semuanya, karena memang pidananya berbeda beda. Secara usia berbeda beda, daya nalar berbeda-beda," katanya pula.

Kemenkumham kini terus melakukan pembinaan terhadap napi terorisme dengan menggandeng Densus 88 Antiteror Polri, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Badan Intelijen Negara (BIN), dan pemuka agama.

"Ini terus, kami tidak berhenti, seluruh Jawa Barat ini ada 106 (narapidana terorisme) pada saat ini bisa bertambah bisa berkurang di kemudian hari, karena mutasi dari tempat lain atau kami mutasikan ke tempat lain," ujar dia lagi. [Antara]

Baca Juga: Masya Allah, Bertrand Antolin Kristen Wakaf Ribuan Al Quran Ramadhan 2021

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait