alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Bahu Jalan Longsor, Tanaman Hias Senilai Puluhan Juta Rusak

Ari Syahril Ramadhan Senin, 19 April 2021 | 17:33 WIB

Bahu Jalan Longsor, Tanaman Hias Senilai Puluhan Juta Rusak
Warga melihat longsor yang menimpa kios tanaman hias di Jalan Sersan Bajuri, RT 02, RW 06, Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat. [Ayobandung.com]

Keempat pemilik kios tersebut mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah akibat tanaman hias yang rusak akibat diterjang tanah longsor.

SuaraJabar.id - Ratusan tanaman hias mengalami kerusakan akibat longsor yang terjdi di Jalan Sersan Bajuri, Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (19/4/2021) kemarin.

Akibat peristiwa longsor ini, empat kios penjual tanaman hias terkena dampak. Tak ada korban jiwa. Namun diperkirakan ada 500 tanaman hia yang rusak karena diterjang material longsor.

“Yang terkena longsor itu 2 kios yang di atas, dan 2 kios yang di bawah area longsor,” ujar salah satu penjual tanaman hias, Iwan, Senin (19/4/2021).

Iwan mengklaim, keempat pemilik kios tersebut mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah akibat tanaman hias yang rusak akibat diterjang tanah longsor.

Baca Juga: Insentif Nakes Covid-19 Telat, Ridwan Kamil Turun Tangan

“Diperkirakan ada 10 lusin (per penjual) saja bisa rugi Rp2 (juta) sampai Rp3 jutaan. Kira-kira total yang terkena itu 500 pohon (tanaman hias) yang mencapai Rp20 (juta) sampai Rp50 juta,” ungkap Iwan.

Ia berharap ada tindak lanjut mengenai perbaikan jalan yang tergerus, arena, menurutnya, akses jalan dari Kota Bandung menuju Parongpong akan tersendat dan memengaruhi pendapatan penjual tanaman hias sekitar.

“Ya harus cepat dilereskeun (diperbaiki) jalannya, karena ini jalanan umum juga dan banyak yang melintasi area sini,” ucapnya.

Warga setempat yang menjadi saksi mata, Encang, menuturkan, kejadian ini berlangsung setelah hujan lebat mengguyur daerah tersebut.

“Sore pukul 04.00 hujan besar terus berhenti dan hujan lagi. Nah kejadian ini sesudah hujan kedua langsung ngagubrag (terjatuh),” tuturnya, Senin (19/4/2021).

Baca Juga: KPK Panggil 28 Saksi Kasus Aa Umbara Hari Ini

Kejadian longsor ini, Encang menjelaskan, berawal dari selokan yang dialihfungsikan sebagai bahu jalan. Selokan tersebut dicor untuk pejalan kaki sejak 5 tahun yang lalu.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait