alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Hengky Kurniawan Didesak Bersih-bersih KBB dari Pejabat Korup

Ari Syahril Ramadhan Kamis, 22 April 2021 | 16:49 WIB

Hengky Kurniawan Didesak Bersih-bersih KBB dari Pejabat Korup
Forum Peduli Bandung Utara (Forbat) menggelar aksi di kantor Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, Kamis (22/4/2021).

Hengky Kurniawan ditantang untuk memberhentikan pejabat yang terindikasi korup.

SuaraJabar.id - Forum Peduli Bandung Utara (Forbat) mendesak Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan untuk mencopot pejabat Pemkab Bandung Barat yang terindikasi terlibat dalam praktik korupsi, kolusi dan nepotisme.

Hal tersebut diutarakan Ketua Forbat, Suherman ketika melakukan aksi di Kantor Pemkab Bandung Barat pada Kamis (22/4/2021).

"Plt Bupati harus berani mengambil langkah dengan menonaktifkan para pejabat yang terindikasi korupsi," kata Suherman.

Seperti diketahui, aroma dugaan korupsi di lingkungan Pemkab Bandung Barat mulai terkuak sejak Bupati Bandung Barat nonaktif, Aa Umbara Sutisna ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pengadaan Bansos Covid-19.

Baca Juga: Cuaca Ekstrem Berpotensi Ganggu Jaringan Listrik, PLN Siapkan Ini

Berangkat dari kasus tersebut, kata Suherman, Hengky harusvsegera mengambil langkah cepat demi tercipta KBB yang bersih dari KKN.

"Kami menuntut bersihkan KBB dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN)," kata Suherman.

Menurutnya, pemulihan birokrasi harus dilakukan usai terkuaknya kasus pengadaan Bansos Covid-19. Sampai saat ini dan hingga
beberapa waktu ke depan masih dilakukan kegiatan pemeriksaan oleh KPK terhadap pihak-pihak terkait lainnya.

"Itu menunjukkan jika masih ada persoalan persoalan di internal Pemda KBB yang ditinggalkan oleh bupati non aktif Aa Umbara Sutisna," sebutnya.

Suherman menilai, persoalan masa lalu yang sekira dapat berimplikasi hukum di masa yang akan datang dan mengganggu jalannya roda pemerintah harus diputus. Makanya evaluasi dan batalkan semua proyek tahun 2021 yang diduga telah terjadi praktik ijon.

Baca Juga: Kisah Iwan "Jinakkan" Eks Napi Teroris Termasuk Mantan ISIS

"Kami ingin ASN di KBB profesional dan proporsional, rotasi dan mutasi pejabat harus sesuai bidangnya bukan karena faktor kepentingan dan setoran," pungkasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait