alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Jawa Barat Masuk Daerah Rawan, Ingat dan Lakukan Ini jika Terjadi Gempa

Ari Syahril Ramadhan Kamis, 10 Juni 2021 | 11:54 WIB

Jawa Barat Masuk Daerah Rawan, Ingat dan Lakukan Ini jika Terjadi Gempa
ilustrasi gempa bumi. (antara).

Hindari jendela karena kaca bisa saja pecah dan mengenai tubuh. Dani juga menyarankan untuk tidak berlindung di dekat benda-benda yang rentan tumbang, misalnya lemari.

SuaraJabar.id - Saat ini terdapat tiga sesar aktif di Jawa Barat, yakni Sesar Cimandiri, Sesar Baribis, dan Sesar Lembang. Kondisi ini membuat Jabar masuk dalam kategori rawan terjadi bencana gempa.

Bagaimana menyikapi kondisi ini? Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar, Dani Ramdan meminta warga untuk tidak panik.

Dani menyampaikan beberapa tips yang harus dilakukan ketika gempa terjadi.

Menurut Dani, hal pertama yang harus diperhatikan adalah posisi saat terjadi di gempa. Jika sedang berada di dalam rumah atau bangunan, sebaiknya usahakan untuk lari keluar. Kemudian, cari tempat yang terbuka supaya terhindar dari kemungkinan runtuhnya bangunan.

Baca Juga: Lombok Gempa, Pusat Getaran Dekat dengan Bali

“Kalau gempa itu, kita tinggal lihat apakah posisi kita sedang berada di dalam rumah atau di luar rumah. Kalau di luar rumah, di luar bangunan, lari ke daerah terbuka supaya terhindar dari reruntuhan,” ujar Dani dalam siaran “Podcast Juara: Mengenal Peta Rawan Bencana di Jawa Barat” yang diunggah Rabu (9.6/2021) malam di kanal Youtube Jabarprov TV.

Meski lari keluar rumah adalah pilihan utama, Dani pun tidak memungkiri adanya kemungkinan ketika lari keluar rumah membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Jika kemungkinan itu terjadi, sebaiknya usahakan untuk mencari tempat untuk melindungi kepala.

“Kalau di rumah bisa cepat lari keluar, lari keluar. Tapi, kalau di rumah, apalagi di lantai 2, untuk lari keluar itu butuh waktu. Kalau begitu sebaiknya berlindung dulu,” kata Dani.

Dani menyarankan untuk berlindung di kolong meja atau di pojok bangunan. Pasalnya, dikatakan oleh Dani, pojok bangunan merupakan daerah yang paling kecil resikonya untuk runtuh.

Selain itu, hindari jendela karena kaca bisa saja pecah dan mengenai tubuh. Dani juga menyarankan untuk tidak berlindung di dekat benda-benda yang rentan tumbang, misalnya lemari.

Baca Juga: Penginapan Tahan Gempa di Malang

“Bisa di kolong meja atau di pojok bangunan karena di daerah pojok itu bangunannya cukup kuat, tapi jangan di dekat jendela yang ada kaca karena nanti pecahannya bisa ke kita, dan jangan juga di dekat lemari yang bisa tumbang. Jadi, cari yang aman di sekitar rumah,” ucap Dani.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait