alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ketakutan Lihat Sosok Ini, Tukang Cuanki Batal Curi Kotak Amal

Ari Syahril Ramadhan Selasa, 15 Juni 2021 | 10:57 WIB

Ketakutan Lihat Sosok Ini, Tukang Cuanki Batal Curi Kotak Amal
Foto-foto tangkapan layar video rekaman CCTV aksi pembobolan kotak amal di Masjid Cikole Sukabumi viral di media sosial Facebook. Pasalnya sosok pelakunya adalah seorang tukang bakso cuanki. [Sukabumiupdate.com/Istimewa]

Pelaku telah berhasi merusak lubang kunci kotak amal. Namun ia batal mencuri isi kotak amal karena ketakutan.

SuaraJabar.id - Sebuah percobaan pencurian kotak amal terjadi di masjid Al Furqon, Kampung Kebonjati, RT 02, RW 09, Kelurahan Kebonjati, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi.

Upaya percobaan pencurian kotak amal ini terekam kamera CCTV dan menjadi viral setelah menyebar di media sosial. Dari informasi, sosok pelakunya adalah seorang seorang tukang bakso cuanki.

Dalam tangkapan layar CCTV, upaya pembobolan yang terjadi pada Minggu (13/6/2021) sekira pukul 10.45 WIB itu, terlihat pelaku berjenis kelamin laki-laki memakai baju lengan pendek warna merah dan membawa kotak dagangan bakso cuanki sempat melihat-lihat situasi sekitar masjid.

Kemudian setelah dirasa aman, pelaku berupaya membobol kotak amal.

Baca Juga: Detik-detik Imam Masjid Meninggal di Acara Pelatihan Pemulasaran Jenazah

Pengurus masjid Al Furqon, Lukman Kurniawan (47 tahun) membeberkan, bahwa pelaku dalam kejadian ini tidak sempat melancarkan aksinya.

Meski sudah bisa merusak lubang kunci, ketakutan pelaku akan terpergok aksinya oleh warga sekitar membuat ia tidak sempat mengambil uang yang tersimpan dalam kotak amal.

"Dilihat dari rekaman CCTV, diduga pelaku yang pedagang cuangki itu akan membobol kotak amal, tetapi tidak sempat lancar aksinya itu. Karena ada warga yang sempat keluar dari rumah. Lokasi rumah warga tersebut berada di samping mesjid, jadi mungkin pelaku itu takut dan bergegas keluar lagi," kata Lukman saat ditemui sukabumiupdate.com-jejaring Suara.com, Senin (14/6/2021).

Lukman menambahkan, karena tidak ada uang yang hilang, pihaknya tidak melaporkan kejadian ini ke aparat kepolisian.

Meski begitu, upaya pembobolan kotak amal masjid yang kedua kalinya ini jadi perhatian pengurus dan kewilayahan, untuk melakukan upaya-upaya pencegahan sehingga tidak terulang kejadian serupa kedepannya.

Baca Juga: Ketua MUI Meninggal Dunia Saat Baca Doa di Masjid

"Kita tidak melaporkan kejadian ini karena tidak ada uang yang hilang, hanya kunci kotak amal saja yang rusak. Tetapi ini bisa jadi perhatian kita semua karena setahun kebelakang kita juga sempat kehilangan uang kotak amal yang berjumlah Rp 2 juta rupiah," pungkasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait