Bisa Dibangunkan Rumah di Surga, Berikut Niat dan Tata Cara Salat Dhuha

Mengerjakan salat Dhuha hukumnya adalah sunnah muakkadah. Sedangkan secara bahasa adalah nama untuk awal siang hari atau pagi.

Ari Syahril Ramadhan
Senin, 02 Agustus 2021 | 06:00 WIB
Bisa Dibangunkan Rumah di Surga, Berikut Niat dan Tata Cara Salat Dhuha
ILUSTRASI Shalat. Salah satu shalat sunnah yang banyak memiliki keutamaan adalah shalat Dhuha. [Shutterstock]

SuaraJabar.id - Rasulullah Muhammad SAW dalam beberapa hadist menyebut keutamaan mengerjakan salat Dhuha. Di antaranya adalah sedekah semua tulang manusia, menjadi shalat kaum Awwabin yaitu orang-orang yang bertaubat hingga dibangunkan rumah di surga.

Bagi umat Muslim, mengerjakan salat Dhuha hukumnya adalah sunnah muakkadah. Sedangkan secara bahasa adalah nama untuk awal siang hari atau pagi.

Salat Dhuha dalam fiqih adalah salat sunnah yang dilakukan di waktu dhuha. Yaitu, mulai matahari terbit seukuran satu tombak (tujuh hasta atau 2,5 meter) sampai waktu zawâl (saat matahari tergelincir ke arah barat).

Keutamaan shalat Dhuha:

Baca Juga:Tiga Kunci Bagi Umat Muslim untuk Hadapi Kerasnya Pandemi Covid-19

1. Menjadi sedekah semua tulang manusia

Dalam sebuah hadist diriwayatkan, salat Dhuha dapat menjadi sedekah bagi seluruh tulang orang yang mengerjakannya.

“Diriwayatkan dari Abu Dzar radliyallahu ‘anh, dari Nabi Muhammad SAW, beliau bersabda: ‘Ada sedekah (yang hendaknya dilakukan) atas seluruh tulang salah seorang dari kalian. Karena itu setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, amar ma’ruf adalah sedekah, nahi munkar adalah sedekah, dan dua rakaat shalat Dhuha mencukupi semuanya itu’,” (HR Muslim).

2. menjadi salat kaum awwâbîn, yaitu orang-orang yang pulang (bertaubat) kepada Allah

“Diriwayatkan dari Abu Hurairah radliyallahu ‘anh, ia berkata: ‘Rasulullah Muhammad bersabda: ‘Tidak ada yang menjaga salat Dhuha kecuali orang yang kembali kepada Allah dengan bertaubat.’ Rasulullah bersabda: ‘Shalat Dhuha adalah shalat orang-orang yang kembali kepada Allah dengan bertaubat’,” (HR al-Hakim dan ia berkata: “Ini hadits shahih sesuai syarat Imam Muslim).

Baca Juga:Bukan Cuma Cari Cuan, Ini 4 Prinsip Berdagang Ala Rasulullah SAW yang Patut Ditiru

Ilustrasi sholat, salat, shalat, tahiyat (envato)
Ilustrasi sholat, salat, shalat, tahiyat (envato)

3. Setiap dua rakaat shalat Dhuha mempunyai keutamaan khusus

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak