alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Berapa Nilai Harta Karun yang Ditemukan di Bandung Barat? Ini Kata Disparbud

Ari Syahril Ramadhan Rabu, 04 Agustus 2021 | 16:32 WIB

Berapa Nilai Harta Karun yang Ditemukan di Bandung Barat? Ini Kata Disparbud
Warga Bandung Barat menemukan seratus lebih koin yang diduga peninggalan zaman kolonial Belanda. [Suara.com/Ferrye Bangkit Rizki]

Disparbud Kabupaten Bandung Barat akan berkoordinasi dengan Bank Indonesia terkait penemuan ratusan koin zama Kolonial Belanda itu.

SuaraJabar.id - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menyebutkan, uang logam yang ditemukan warga merupakan peninggalan zaman Hindia-Belanda. Hal tersebut berdasarkan fisik koin yang ditemukan.

Seperti diketahui, ratusan uang logam itu ditemukan warga di Kampung Pangkalan RT 02/09, Desa Cimanggu, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Ada beragaim koin yang di antaranya bertuliskan "Nederlandsch INDiE" beserta satuan koin antara 2 1/2 Cent hingga 1 Cent.

"Kalau lihat sekilas dari fisiknya yang keluaran Hindia-Belanda yang artinya usianya lebih dari 50 tahun," ujar Kepala Seksi Sejarah dan Cagar Budaya pada Disparbud KBB, Asep Diki Hidayat saat dihubungi, Rabu (4/8/2021).

Baca Juga: Hengky Kurniawan Diinterpelasi Partai Pendukungnya Sendiri Gara-gara Ini

Sebenernya, kata dia, uang logam sejenis itu banyak juga dikoleksi oleh para kolektor.

"Tapi yang berharga itu biasanya yang punya kandungan logam mulianya tinggi atau langka keberadaannya," ujar Asep.

Namun hingga saat ini, kata dia, pihaknya kesulitan untuk mengidentifikasi uang logam berdasarkan sejarahnya. Pihaknya berencana akan berkoordinasi dengan Bank Indonesia.

"Siapa tahu ada data di mereka (Bank Indonesia). Langkah yang kita ambil sementara ini kita perlihatkan pict-nya ke kolektor uang logam," sebutnya.

Menurut Asep, ada beberapa kemungkinan ratusan uang logam itu tersimpan di lokasi tersebut.

Baca Juga: Viral Lelaki Temukan Harta Karun Saat Beli Celana Bekas, Girang Bukan Kepalang!

"Biasanya kalau dalam jumlah banyak begini memang sengaja disembunyikan, terus kelupaan. Atau yang menyembunyikannya meninggal tanpa kasih kabar ke penerusnya," bebernya.

Baca Juga

Berita Terkait