Protes Perpanjangan PPKM, Ketua Asosiasi Kafe dan Resto Lakukan Percobaan Bunuh Diri

"Percayalah pengorbanan ini mungkin yang terbaik yang bisa kami lakukan selaku pengurus. Kami hanya inginkan dine in saja," ujar korban percobaan bunuh diri itu.

Ari Syahril Ramadhan
Rabu, 04 Agustus 2021 | 17:28 WIB
Protes Perpanjangan PPKM, Ketua Asosiasi Kafe dan Resto Lakukan Percobaan Bunuh Diri
ILUSTRASI-Protes dengan mengibarkan bendera putih di Ngawi [Foto: Suaraindonesia]

SuaraJabar.id - Bon Bonddilie, Ketua Asosiasi Kafe dan Resto (AKAR) Jawa Barat dikabarkan melakukan percobaan bunuh diri di depan Balai Kota Bandung, Rabu (4/8/2021).

Korban selamat usai melakukan percobaan bunuh diri dan dilarikan ke IGD Rumah Sakit Hasan Sadikin atau RSHS Bandung untuk mendapatkan pertolongan.

Humas RSHS, Ekky membenarkan jika korban dibawa ke RSHS.

"Ya, pasien (Bon-bon) ada di IGD, tapi kita belum bisa kasih statement," kata Ekky melalui pesan singkat.

Baca Juga:PPKM Level 4 Diperpanjang Sampai 9 Agustus, Berikut 17 Titik Lokasi Ganjil Genap Bogor

Sebelum mencoba bunuh diri, Bon-bon, memberikan rekaman suara yang ditujukan kepada sejumlah wartawan. Rekaman yang berdurasi 3 menit 34 detik itu Ayobandung.com-jejaring Suara.com dapatkan sekitar pukul 14.40 WIB.

Dari rekaman itu, diduga korban melakukan aksi percobaan bunuh diri karena kecewa dengan kebijakan pemerintah yang memperpanjang PPKM Level 4 hingga 9 Agustus 2021.

Padahal, banyak kafe dan resto yang sudah tak kuat menghadapi sejumlah pembatasan seperti larangan dine in.

Berikut isi lengkap dari rekaman tersebut:

"Selamat siang wartawan beserta teman-teman AKAR semuanya, PHRI. Tidak banyak yang bisa saya sampaikan. Saya berharap, saya selaku ketua harian AKAR Jabar berharap PPKM ini bisa memberikan kelonggaran kita khususnya di Kota Bandung beserta daerah lainnya. Sehingga teman-teman insan pariwisata dan lainnya dapat membuka kembali usahanya dengan protokol yang ketat.

Baca Juga:Tak Terlihat Keluar Kamar, IRT Ditemukan Tewas dengan Kondisi Leher Terikat

Pada hari ini luar biasa perjuangan tetapi informasi yang kita ketahui di Kota Bandung khususnya, bahwasanya pemerintah tetap mengikuti anjuran pemerintah pusat. Maka saya harapkan selaku wakil ketua, kita sudah mediasi, kang Yana siap pasang badan tapi sangat disesalkan bahwasanya tapi pemerintah Kota Bandung tetap ikut pemerintah pusat. Tidak berani ambil tindakan yang tepat.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak