Protes Perpanjangan PPKM, Ketua Asosiasi Kafe dan Resto Lakukan Percobaan Bunuh Diri

"Percayalah pengorbanan ini mungkin yang terbaik yang bisa kami lakukan selaku pengurus. Kami hanya inginkan dine in saja," ujar korban percobaan bunuh diri itu.

Ari Syahril Ramadhan
Rabu, 04 Agustus 2021 | 17:28 WIB
Protes Perpanjangan PPKM, Ketua Asosiasi Kafe dan Resto Lakukan Percobaan Bunuh Diri
ILUSTRASI-Protes dengan mengibarkan bendera putih di Ngawi [Foto: Suaraindonesia]

Saya selaku pengurus tetap memberikan terbaik untuk teman-teman, perjuangan belum berakhir. Jika perjuangan terakhir ini saya lakukan sehingga apa yang kita tuangkan dalam sehelai kertas dapat diizinkan dapat di-deal-kan oleh pemerintah sehingga kita bisa dine-in kembali. Saya mendengar keluhan teman-teman sudah nggak kuat.

Saya sudah tidak kuat. Selaku pengurus saya mohon maaf belum bisa memberikan sesuatu yang terbaik buat teman-teman. Percayalah pengorbanan ini mungkin yang terbaik yang bisa kami lakukan selaku pengurus. Kami hanya inginkan dine in saja, yang lainnya hanya mengikuti saja. Mohon maaf sekali lagi semoga perjuangan kita dapat mendapatkan ridho dari Allah.

Untuk anak-anakku mohon maaf kalau ayah belum bisa memberikan yang terbaik. Percayalah tanpa ayah kalian bisa tumbuh jadi anak soleh dan solehah.

Untuk istriku, Bon-bon belum bisa jadi ayah yang baik. Perjuangan ini tetap akan kibarkan bendera putih dan kuning sebagai pengorbanan kita untuk semuanya, terimakasih."

Baca Juga:PPKM Level 4 Diperpanjang Sampai 9 Agustus, Berikut 17 Titik Lokasi Ganjil Genap Bogor

Sebelumnya diberitakan, polisi belum merilis motif di balik aksi percobaan bunuh diri yang dilakukan seorang pria di depan Balai Kota Bandung, Rabu (4/8/2021).

Dari keterangan saksi, pria yang melakukan aksi percobaan bunuh diri tersebut diduga bernama Gan Bondille.

Korban diduga merupakan Ketua Harian Asosiasi Kafe dan Restoran (AKAR) Jawa Barat.

Status pria itu diketahui berdasarkan Kesaksian dari anggota PMI Ranting Astana Anyar, Andi Yoga Pratama (31), yang menggotong korban saat akan dirujuk ke RSHS Kota Bandung.

"Ini (foto KTP) kiriman dari intel polsek, atas nama Gan Bodille kelahiran 1982," kata Andi di lokasi kejadian.

Baca Juga:Tak Terlihat Keluar Kamar, IRT Ditemukan Tewas dengan Kondisi Leher Terikat

Andi melanjutkan, ia hanya bagian menggotong korban. Tapi, ia sempat mengecek kondisi korban saat akan digotong.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak