alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pendaki Harus Menahan Rindu untuk Muncak ke Gunung Gede Pangrango

Ari Syahril Ramadhan Minggu, 15 Agustus 2021 | 06:30 WIB

Pendaki Harus Menahan Rindu untuk Muncak ke Gunung Gede Pangrango
Jembatan rawa Gayonggong di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. [Suara.com/Risna Halidi]

Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango belum bisa memastikan kapan jalur pendakian Gunung Gede-Pangrango dibuka lagi.

SuaraJabar.id - Para pendaki dan pencinta alam kembali harus menahan rindu untuk mendaki Gunung Gede Pangrango.

Pasalnya, pengelola Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango di Cianjur, Jawa Barat, kembali memperpanjang penutupan jalur pendakian Gunung Gede-Pangrango hingga 20 Agustus 2021.

Pendaki yang sudah mendaftar untuk melakukan pendakian dalam periode itu bisa melakukan penjadwalan ulang atau meminta pengembalian uang pendaftaran.

"Calon pendaki yang sudah mendaftar online serta sudah melakukan pembayaran dijadwal penutupan dapat melakukan penjadwalan ulang atau meminta uang kembali melalui telepon kantor khusus di nomor (0263 2950977," kata Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) Wahyu Rudianto dikutip dari Antara, Sabtu (14/8/2021).

Baca Juga: Viral, Kisah Pendaki Gunung Lawu yang Ponselnya Dirampok Monyet

Sebagian pendaki asal Cianjur yang berencana melakukan pendakian di Gunung Gede mengobati kekecewaan mereka akibat perpanjangan penutupan jalur pendakian dengan mendirikan tenda di kawasan Gunung Putri.

"Kita sudah menjadwal ulang untuk pendakian, namun untuk mengobati kecewa rindu muncak (naik gunung) kami nge-camp di Gunung Putri ini. Lumayan malam bisa melihat Kota Cipanas, paginya bisa melihat Gunung Gede, " kata pendaki asal Cianjur, Ridwan (18), yang diamini oleh teman-temannya.

Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango belum bisa memastikan kapan jalur pendakian Gunung Gede-Pangrango dibuka lagi.

Sesuai instruksi dari pemerintah, pembukaan kembali jalur pendakian gunung harus dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi penularan COVID-19.

Baca Juga: Santri Tenggelam di Pantai Cianjur Ditemukan Dalam Keadaan Meninggal Dunia

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait