Kena PHK Akibat Pandemi Covid-19, Warga Tasikmalaya Pilih Jualan Layang-layang Kuntilanak

Akibat di PHK, warga Tasikmalaya Rudi sapaan akrabnya itu kini hanya bisa pasrah. Sebab, dirinya tidak bekerja lagi, sebab perusahaan tempatnya bekerja kolaps.

Andi Ahmad S
Jum'at, 10 September 2021 | 13:19 WIB
Kena PHK Akibat Pandemi Covid-19, Warga Tasikmalaya Pilih Jualan Layang-layang Kuntilanak
Warga Tasikmalaya, Jawa Barat menjual layang-layang kuntilanak [Suarajabar.id/Ferry]

SuaraJabar.id - Semua masyarakat yang ada di Indonesia terdampak pandemi Covid-19. Salah satunya warga Tasikmalaya, Jawa Barat yakni Rudi Hartono (35) dia kena PHK di tempat pekerjaannya.

Akibat di PHK, warga Tasikmalaya Rudi sapaan akrabnya itu kini hanya bisa pasrah. Sebab, dirinya tidak bekerja lagi, sebab perusahaan tempatnya bekerja kolaps.

Namun, Rudi menolak tunduk pada keadaan. Ia pun hijrah dari kampung halamannya ke Kabupaten Bandung Barat (KBB) dengan memulai usahanya berjualan layang-layang unik.

"Usai PHK saya mendapat inspirasi untuk mencari usaha lain dan alhamdulilah sekarang menekuni usaha membuat dan menjual layang-layang," ujar Rudi saat ditemui pada Kamis (9/9/2021).

Baca Juga:Miris! Peternak Ayam Petelur Terancam Gulung Tikar Gara-gara Ini

Ia sadar penjual layangan sudah cukup banyak. Untuk menarik minat pembeli, Rudi pun memiliki model unik mulai dari binatang, superhero, hingga kuntilanak.

Selain itu, layang-layang buatannya pun terbuat dari jenis kain parasut, sehingga lebih simpel lantaran bisa dilipat. "Seperti payung dan barangnya awet juga, gak kaya layangan kertas biasanya, nggak bisa dilipat karena dari bahan kertas dan gak gampang sobek," sebutnya.

Menurutnya, di daerah Jawa dan Bali yang berjualan layang-layang ini sudah tidak asing. Namun, untuk di daerah sekitar Jawa Barat, layang-layang dengan bahan dan motif unik ini masih terbilang asing.

"Di Jawa Barat ini lumayan laku dan banyak peminatnya. Ini bisa dijadikan usaha sampingan," tuturnya.

Dari kreativitasnya itu, layang-layang yang dijualnya dikirim dari Jawa. Sementara untuk harga, layang-layang unik ini dijual berdasarkan motif dan ukuran. Harganya dijual mulai dari kisaran Rp 30 ribu, Rp 50 ribu, Rp 60 ribu hingga Rp70 ribu.

Baca Juga:Link Resmi BLT Subsidi Gaji, Cair ke Pekerja yang Terkena PHK

Dari hasil jualannya itu, Rudi bisa mendapat untung sekitar Rp 100-300 ribu dalam sehari. Itupun kalau permainan layang-layang sedang memasuki musimnya.

"Namanya layang-layang itu bisa dibilang musiman juga, setahun sekali, kalau hari-hari biasa dapat Rp 50 ribu juga udah alhamdulilah," pungkasnya.

Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak