alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Berkeliaran Bawa Celurit dan Samurai, Anggota Geng Motor di Tasik Terancam 12 Tahun Bui

Ari Syahril Ramadhan Senin, 11 Oktober 2021 | 12:58 WIB

Berkeliaran Bawa Celurit dan Samurai, Anggota Geng Motor di Tasik Terancam 12 Tahun Bui
Tim Maung Galunggung Polres Tasikmalaya Kota amankan geng motor yang membawa cerulit dan pedagang samurai. [Ayotasik.com/Dok. Humas Polres Tasikmalaya Kota]

Anggota geng motor yang ditangkap itu juga kedapatan membawa batu yang diduga akan dipakai untuk menyerang geng motor lain dan warga.

SuaraJabar.id - Polisi yang tergabung dalam Tim Maung Galunggung Polres Tasikmalaya Kota mengamankan tiga orang yang diduga merupakan anggota geng motor yang hendak melancarkan aksi kriminal.

Dari tangan anggota geng motor itu, polisi mengamankan senjata tajam (sajam) jenis celurit dan pedang samurai.

Kepala Tim Maung Galunggung Polres Tasikmalaya Kota, Ipda Ipan Faisal mengatakan, anggota geng motor itu diamankan di Jalan Letjend Mashudi, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Minggu (10/10/2021) sekira pukul 04.25 WIB.

Menurutnya\, saat pihaknya berpatroli ke Jalan Letjend Mashudi, pihaknya mendapati sekelompok orang yang sedang berkumpul yang diduga sebagai geng motor.

Baca Juga: Tenteng Celurit dan Samurai, Tiga Pemuda Diringkus Polisi di Terowongan Kidemang Serang

"Kita amankan 3 orang di lokasi," ujar Ipan.

Menurut Ipan, saat melakukan penggeledahan terhadap badan dan lokasi nongkrongnya, pihaknya menemukan 2 bilah senjata tajam.

"Kita temukan celurit dan pedang samurai," ucapnya.

Di samping itu, Tim Maung Galunggung Polres Tasikmalaya Kota juga turut mengamankan 10 buah batu koral yang diduga akan digunakan untuk manyerang kelompok lain atau masyarakat yang melintas.

"Kita semua bawa ke mako berikut barang buktinya untuk diproses lebih lanjut. Kita serahkan ke Satreskrim untuk proses hukumnya," kata dia.

Baca Juga: Kelewat Nekat, Oknum Anti Geng Motor Tuang Minyak di Rute Sunmori, Aksinya Meresahkan

Paur Humas Polres Tasikmalaya Kota Ipda Jajang Kurniawan mengatakan, orang yang ditengarai sebagai geng motor dan membawa sajam sudah dewasa.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait