Pohon Tumbang, Sesajen dan Sekelebat Bayangan Putih di Jalan Tamansari Bandung

Sesajen biasanya disimpan di dekat pohon besar yang ada di Jalan Tamansari Bandung setiap malam Jumat.

Ari Syahril Ramadhan
Selasa, 19 Oktober 2021 | 16:33 WIB
Pohon Tumbang, Sesajen dan Sekelebat Bayangan Putih di Jalan Tamansari Bandung
Sebuah pohon berjenis jenitri kira-kira setinggi lebih 15 meter, diameter batang bawah lebih dari satuan meter, tumbang di Jalan Tamansari, Coblong, Kota Bandung, Senin (18/10/2021). [M Dikdik RA/Suara.com]

SuaraJabar.id - Sebuah pohon besar tumbang di Jalan Tamansari, Kota Bandung pada Senin (18/10/2021). Pohon besar itu tumbang menimpa tembok pembatas Kebun Binatang Bandung dan nyaris mengenai kandang macan.

Tak ada angin dan hujan ketika pohon besar jenis jenitri itu tumbang. Diduga, pohon tumbang akibat kayunya yang sudah keropos.

Bana Robana (66) yang bekerja sebagi Petugas Kebersihan Gober Kelurahan Lebak Siliwangi, Kecamatan Coblong, ia sering menemukan sesajen di area pohon tumbang tersebut. Setiap pagi saat dirinya menyapu dan membersihkan area tersebut.

"Biasanya malam Jumat (sesajen)," terang Bana dikutip dari Ayobandung.com-jejaring Suara.com, Selasa (19/10/2021).

Baca Juga:Marc Klok dan Ardi Idrus Bisa Tampil pada Laga Persib Bandung Vs PSS Sleman

Dalam sesajen itu, dilihat Bana, terdapat beraneka jenis makanan.

"Makanan ringan kampung, singkong, dan segelas kopi," jelas Bana.

Bana mengaku menemukan sesajen yang muncul setiap Jumat pagi itu tidak hanya sekali, tetapi cukup sering. Namun Bana tidak mengetahui siapa dan apa tujuan orang memberi sesajen di pohon tersebut.

Kemudian Bana juga menyebut bahwa pohon yang tumbang itu adalah pohon paling besar di wilayah Jalan Tamansari. Umur pohon pun telah mencapai puluhan tahun.

Memang kata Bana masyarakat kerap menganggap pohon tumbang tersebut adalah pohon sakral yang memiliki daya magis.

Baca Juga:Boris Preman Pensiun Segera Diseret ke Meja Hijau

Menurut informasi yang berkembang di masyarakat, Bana menceritakan bahwa pohon itu sudah ada sejak kepemimpinan presiden pertama Indonesia yaitu Ir. Soekarno.

"Ini pohon sudah tua, sejak zaman Pak Karno juga sudah ada. Bahkan Batan (Badan Tenaga Nuklir Nasional) juga namanya belum Batan [tetapi] masih reaktor atom," ungkapnya.

Selama tujuh tahun dirinya bekerja sebagai petugas kebersihan, baru kali ini pohon besar tumbang. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Pasalnya, di area Jalan Tamansari, terutama di belokan Batan, acap kali terjadi kecelakaan lalu lintas hingga memakan korban jiwa.

Berdasarkan cerita orang yang mengalami kecelakaan di belokan Batan, Bana menerangkan, orang tersebut kerap mengaku melihat jalan yang berbelok adalah jalan lurus.

"Penglihatan orang yang tidak sadar jalan seperti lurus, padahal itu belok dan akhirnya kena (nabrak) pohon atau pagar," ujar Bana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak