alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Blokade Jalan di Depan Gedung Sate, Mahasiswa Teriak Jokowi Gagal

Ari Syahril Ramadhan Rabu, 20 Oktober 2021 | 15:08 WIB

Blokade Jalan di Depan Gedung Sate, Mahasiswa Teriak Jokowi Gagal
Mahasiswa dari berbagai kampus di Kota Bandung menggelar aksi demonstrasi dalam rangka dua tahun pemerintahan Jokowi di depan Gedung Sate, Rabu (20/10/2021). [M Dikdik RA/Suara.com]

"Jokowi gagal, Jokowi gagal, Jokowi gagal," teriak mahasiswa di depan Gedung Sate Kota Bandung.

SuaraJabar.id - Mahasiswa dari berbagai kampus di Kota Bandung menggelar aksi demonstrasi dalam rangka dua tahun pemerintahan Jokowi di depan Gedung Sate, Rabu (20/10/2021). Mereka menyuarakan sejumlah kritik dari mulai pendidikan, krisis hukum, krisis lingkungan, agraria, pelemahan KPK, HAM, isu kekerasan aparat, dan lainnya.

Pantauan Suara.com, massa aksi terlebih dahulu berkumpul di area Monumen Perjuangan, Jalan Dipatiukur, sekitar pukul 13.00 WIB. Satu jam kemudian, massa kemudian bergerak maju menuju Gedung Sate di Jalan Diponegoro.

Mahasiswa juga sempat menyampaikan orasi singkat tepat di perempatan Jalan Terusan Pasopati depan Lapangan Gasibu. Sejumlah mahasiswa membentangkan spanduk aspirasi beberapa di antaranya bertuliskan "Pakdhe Antek Oligarki", "Rusak Bumi Dengan Dalih Membangun Negeri", "Bad Government,".

"Jokowi gagal, Jokowi gagal, Jokowi gagal," teriak nyanyian massa aksi mahasiswa saat menuju Gedung Sate.

Baca Juga: Diduga Hina Habib Rizieq, Komika McDanny Dilaporkan ke Polrestabes Bandung

Massa mahasiswa tampak menggunakan jas almamater beragam warna kampusnya masing-masing.

Adapun, terlihat beberapa mahasiwa berasal dari kampus Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) Bandung, Universitas Muhamadiyah Bandung, Stembi Bandung, Polban, Unpas, Unibi, UPI, Politeknik Stialan dan kampus lainnya.

"Kami turun jalan bertepatan dengan dua tahun pemerintahan Jokowi. Kami melihat pemerintah milik keluarga temat dekat, milik kapitalis. Apa artinya demokrasi kalau pemerintah milik oligarki," ungkap seorang orator perempuan saat menyampaikan aspirasi di depan Gedung Sate.

"Kami turun kejalan menumpahkan aspirasi kami. Apa arti demokrasi kalau masih sama dengan rezim Orde Baru," lantang ia teriak.

Hingga pukul 14.40 massa aksi masih berkumpul di depan. Mereka duduk melingkar menutup jalan. Tiap perwakilan kampus masih menyampaikan orasi masing-masing.

Baca Juga: Pemilihan Kepala Desa Serentak di Kabupaten Bandung

Di ujung aksi, mahasiwa rencannya akan menyampaikan pernyataan sikap bersama.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait