alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Warga Cirebon Bisa Lakukan Ini jika Diteror Geng Motor

Ari Syahril Ramadhan Selasa, 26 Oktober 2021 | 21:58 WIB

Warga Cirebon Bisa Lakukan Ini jika Diteror Geng Motor
ILUSTRASI geng motor. Tim Maung Galunggung Polres Tasikmalaya Kota amankan geng motor yang membawa cerulit dan pedagang samurai. [Ayotasik.com/Dok. Humas Polres Tasikmalaya Kota]

"Kami jamin pelapor dilindungi," kata Kapolresta Cirebon.

SuaraJabar.id - Geng motor tak jarang menimbulkan keresahan bagi masyarakat. Mulai dari berkendara ugal-ugalan di jalanan dengan menggunakan sepeda motor berknalpot bising, hingga melakukan aksi kriminalitas seperti perampokan.

Melindungi masyarakat dari aksi teror geng motor, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Cirebon, Jawa Barat, membuka layanan aduan terkait dengan teror geng motor untuk memastikan semua masyarakat merasa nyaman.

"Kami jamin pelapor dilindungi," kata Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Arif Budiman di Cirebon, Selasa (26/10/2021) dikutip dari Antara.

Arif menjelaskan bahwa pembukaan layanan aduan tersebut setelah ada beberapa kejadian yang bermula dari geng motor.

Baca Juga: Mahasiswa Unpam Korban Pengeroyokan Diteror Orang Misterius, Begini Isi Terornya

Bahkan, dalam beberapa bulan ini, Poresta Cirebon telah mengamankan sejumlah anggota geng motor yang terlibat pengeroyokan hingga korbannya meninggal dunia.

Kapolrestas berharap layanan aduan ini bisa menekan teror geng motor sehingga masyarakat tidak kembali resah dengan ulah mereka.

"Masyarakat tinggal menghubungi nomor 08112497497 untuk mengadukan adanya geng motor," tuturnya.

Ia mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan pemetaan terkait dengan maraknya geng motor yang meresahkan masyarakat.

Untuk itu, setiap malam anggota Polresta Cirebon melakukan razia dan patroli ke tempat yang sering terjadi kekerasan.

Baca Juga: Lakukan Teror Sperma pada Mahasiswi di Pesanggrahan, Pelaku Warga Tangsel

"Kami tidak akan segan-segan menindak geng motor yang melakukan kejahatan jalanan dan juga mengganggu kamtibmas," katanya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait