facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pemkab Tasikmalaya Wajibkan Semua Pihak Waspada terhadap Ancaman Bencana

Ari Syahril Ramadhan Senin, 01 November 2021 | 23:50 WIB

Pemkab Tasikmalaya Wajibkan Semua Pihak Waspada terhadap Ancaman Bencana
ILUSTRASI - Banjir di wilayah Kabupaten Tasikmalaya bagian selatan pada Senin (13/9/2021). [Ayotasik.com]

Bupati Tasikmalaya juga sudah menetapkan status siaga darurat bencana alam banjir dan tanah longsor saat memasuki musim hujan mulai November sampai awal 2022.

SuaraJabar.id - Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mengharuskan semua pihak termasuk masyarakat untuk waspada terhadap ancaman bencana saat musim hujan.

Hal itu terkait status siaga bencana banjir dan longsor yang ditetapkan Pemkab Tasikmalaya mulai November 2021 sampai Januari 2022.

"Untuk Kabupaten Tasikmalaya sesuai arahan BPBD Provinsi Jabar, kita sudah siaga banjir dan longsor," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya Irwan, Senin (1/11/2021) dikutip dari Antara.

Ia menuturkan Bupati Tasikmalaya juga sudah menetapkan status siaga darurat bencana alam banjir dan tanah longsor saat memasuki musim hujan mulai November sampai awal 2022.

Baca Juga: 114 Rumah Jadi Korban Banjir, BPBD Evakuasi Warga

BPBD Kabupaten Tasikmalaya, kata dia, sudah menindaklanjuti penetapan status itu dengan melayangkan surat imbauan ke seluruh desa dan masyarakat untuk selalu waspada dengan ancaman bencana saat musim hujan.

Seluruh elemen masyarakat, lanjut dia, untuk memantau lingkungan sekitarnya, kemudian melakukan langkah antisipasi apabila ada potensi bencana, dan segera melaporkan ke BPBD maupun pemerintah desa setempat jika terjadi bencana alam.

"Masyarakat agar selalu waspada dengan cuaca saat ini, masyarakat juga diminta memantau lingkungan sekitar, apabila ada tanda-tanda akan terjadi bencana, segera menghubungi aparat desa setempat atau BPBD," kata Irwan.

Ia menyampaikan BPBD Kabupaten Tasikmalaya dalam situasi siaga darurat terus berkoordinasi dengan dinas terkait maupun pihak swasta dalam pengadaan alat berat untuk memudahkan penanganan bencana banjir maupun longsor.

"BPBD belum memiliki alat berat untuk penanganan bencana, mereka (dinas terkait) sudah siap 24 jam apabila dibutuhkan ketika terjadi bencana," katanya.

Baca Juga: Jika Banjir Capai Ketinggian 1,5 Meter, Listrik di Enam RT Cipinang Melayu Akan Dipadamkan

Ia menambahkan berdasarkan laporan dari BMKG bahwa saat ini sudah memasuki musim hujan, seperti di Kabupaten Tasikmalaya sudah sering turun hujan sejak beberapa hari ke belakang.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait