alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Video Detik-detik Mengerikan Banjir Bandang Garut

Ari Syahril Ramadhan Minggu, 28 November 2021 | 07:08 WIB

Video Detik-detik Mengerikan Banjir Bandang Garut
Tangkapan layar banjir bandang yang menerjang Garut pada Sabtu (27/11/2021). [Instagram @infojawabarat]

"Untuk menghindari meluasnya daerah terdampak banjir bandang, ratusan kepala keluarga di tiga desa di Kecamatan Karang tengah telah dievakuasi," tulis keterangan video.

SuaraJabar.id - Kabupaten Garut, Jawa Barat diterjang bencana banjir bandang pada Sabtu (27/11/2021) kemarin. Banjir bandang menerjang permukiman rumah penduduk dan menyebabkan kerusakan rumah di Kecamatan Sukawening.

Detik-detik pemukiman warga diterjang banjir bandang tersebut sempat terekam kamera ponsel warga dan menyebar ke jejaring media sosial hingga menjadi viral.

Salah satu video banjir bandang Garut tersebut diunggah akun Instagram @infojawabarat.

"Banjir bandang kembali menyapu Garut, Jawa Barat. Kali ini beberapa desa di dua kecamatan yakni Sukawening dan Karang Tengah, luluh lantak disapu air bah bercampur lumpur. Tingginya intensitas hujan di kota Garut sejak siang tadi, diduga kuat menjadi pemicu banjir bandang."
.
"Untuk menghindari meluasnya daerah terdampak banjir bandang, ratusan kepala keluarga di tiga desa di Kecamatan Karang tengah telah dievakuasi ke daerah yang lebih aman," tulis keterangan video tersebut.

Baca Juga: Kota Batu Diguyur Hujan Deras, Pohon Trembesi Setinggi 15 Meter Timpa Warung

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut Satria Budi membenarkan adanya banjir bandang menerjang rumah warga di Kampung Ciloa, Desa Sukamukti, Kecamatan Sukawening.

"Ya benar terjadi banjir di Sukamukti, Sukawening," katanya melalui telepon seluler dikutip dari Antara, Minggu (28/11/2021).

Ia menyampaikan tim BPBD Garut dan aparatur pemerintah daerah lainnya sudah terjun ke lokasi untuk meninjau dampak kerusakan akibat bencana banjir tersebut.

"Saya saat ini sedang di perjalanan," kata Satria Budi.

Baca Juga: Potensi Hujan dan Angin Kencang Masih Tinggi, Warga Jogja Diminta Waspadai Pohon Tumbang

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait