Monyet Ekor Panjang Meresahkan SMPN 10 Kota Cimahi, Ini Kata Pawang

"Akhirnya dipasanglah perangkap di sekolah. Tapi kemarin enggak kena," kata Harjono.

Lebrina Uneputty
Minggu, 19 Desember 2021 | 16:07 WIB
Monyet Ekor Panjang Meresahkan SMPN 10 Kota Cimahi, Ini Kata Pawang
Seekor Monyet Ekor Panjang Berada di Atap SMPN 10 Kota Cimahi (tangkapan layar)

SuaraJabar.id - Seekor monyet ekor panjang kembali menyantroni SMPN 10 di Kota Cimahi pada Sabtu (18/12/2021). Kedatangan monyet berukuran besar itu terekam kamera warga.

Untungnya, hari itu tidak ada aktivitas Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Namun, pihak sekolah dan Dinas Pendidikan Kota Cimahi khawatir monyet liar tersebut datang lagi. Sebab, kawanan satwa liar sudah beberapa kali datang ke sekolah yang terletak di Jalan Cihanjuang itu.

"Iya monyetnya datang lagi kemarin. Ini informasinya lebih besar dari sebelumnya," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi, Harjono saat dihubungi pada Minggu (19/12/2021).

Sebelumnya, pihaknya sudah berusaha melakukan evakuasi terhadap kawanan monyet ekor panjang, bekerjasama dengan Puskeswan dan Damkar Kota Cimahi serta BKSDA Jabar. Namun ketika itu monyet tersebut tidak muncul.

"Akhirnya dipasanglah perangkap di sekolah. Tapi kemarin enggak kena," kata Harjono.

Pihaknya mengimbau semua siswa dan masyarakat yang berada di sekitaran SMPN 10 Cimahi agar tidak menganggu atau menyerang monyet tersebut. Sebab, apabila diganggu kawanan monyet itu malah akan menyerang balik.

"Harapannya masyarakat tidak sampai menggangu. Misal menembak dengan senapan angin karena hanya akan membuat monyet dendam dan menyerang," imbuh Harjono.

Terpisah, pawang hewan sekaligus pelestari lingkungan Steve Ewon memastikan kawanan monyet ekor panjang yang turun gunung dan berkeliaran tidak akan menyerang dan membahayakan siswa.

Asalkan semua orang di kawasan sekolah tetap membiarkan kawanan monyet itu berkeliaran.
"Bagaimana kita menyikapinya? Ya biarkan saja, karena kalau monyet di provokasi dia akan melawan karena monyet itu otaknya lebih dari pada bintang yang lain," jelasnya.

Ewon mengatakan, orang yang berada di lingkungan sekolah tersebut lebih baik tidak memberikan makan monyet apalagi sampai mengusir karena monyet itu merupakan hewan adatif.

"Dia itu adaptif, bisa makan serangga, pucuk daun, dan buah-buahan. Dia juga bisa hidup dalam hutan, perkotaan maupun, perkampungan," kata Ewon.

Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak