Anggota Pemuda Pancasila Diduga Dibacok Geng Motor, Polisi: Kecil Kemungkinan Masalah Background

"Kami tunggu korban sembuh dan akan dimintai keterangan secara mendalam kronologi kejadiannya," ujar Kapolres Sukabumi Kota.

Ari Syahril Ramadhan
Selasa, 08 Februari 2022 | 10:34 WIB
Anggota Pemuda Pancasila Diduga Dibacok Geng Motor, Polisi: Kecil Kemungkinan Masalah Background
Sejumlah anggota Pemuda Pancasila di ruang Unit Reserse Kriminal Kepolisian Resor Sukabumi Kota, Minggu (6/2/2022). [Sukabumiupdate.com/Riza]

SuaraJabar.id - Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sy Zainal Abidin mengatakan pihaknya masih enyelidiki kasus pembacokan SS (30 tahun) di Jalan Pelabuhan II, Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, Minggu (6/2/2022).

pelaku pembacokan tersebut masih dalam penyelidikan dan pihaknya sudah mengumpulkan sejumlah bahan keterangan, baik dari korban maupun saksi. Olah tempat kejadian perkara atau TKP pun sudah dilakukan untuk mengungkap peristiwa tersebut.

"Kemarin kami sudah mendapatkan laporan dan olah TKP di lokasi oleh anggota dan kita akan segera mengungkapnya. Pelaku dalam proses lidik," kata AKBP Sy Zainal Abidin dikutip dari Sukabumiupdate.com--jejaring Suara.com, Senin (7/2/2022).

Korban sendiri merupakan warga Kelurahan Dayeuhluhur yang aktif sebagai anggota Badan Kesehatan dan Penanggulangan Bencana Pemuda Pancasila Kota Sukabumi.

Baca Juga:Heboh Geng Motor di Palembang Saling Serang Dini Hari, Gadis Belia Kena Bacok

Polisi hingga kini masih menunggu korban pulih untuk mengetahui kronologi lebih utuh ihwal kejadian berdarah ini.

"Kami tunggu korban sembuh dan akan dimintai keterangan secara mendalam kronologi kejadiannya," ucap AKBP Sy Zainal Abidin.

Zainal menegaskan saat pembacokan terjadi, korban tidak mengenakan atribut organisasi.

"Saat kejadian, tidak ada atribut yang dipakai. Kecil kemungkinan masalahnya background yang bersangkutan anggota," imbuh dia menjelaskan.

AKBP Sy Zainal Abidin mengatakan operasi keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas rutin dilakukan untuk mengantisipasi kejadian serupa lewat patroli di wilayah hukum Kepolisian Resor Sukabumi Kota.

Baca Juga:Detik-detik Kematian Tragis Pelajar SMA Negeri 4 Medan yang Tewas Dibacok Geng Motor di Jalan Kapten Sumarsono

"Operasi kamtibmas dan patroli sebelum dan sesudah (kejadian), selalu kami laksanakan dan terus dilakukan antispasi," kata dia.

Sebelumnya diberitakan, insiden pembacokan ini terjadi saat korban dan rekannya pulang kerja dari kafe Boendel, depan RSUD R Syamsudin SH, menuju Lembursitu (rumah rekan korban), Ahad dini hari WIB. Saat itu, SS dan rekannya dipepet dua motor.

Ada empat orang (dua sepeda motor) yang memepet korban dan membacokan senjata tajam terhadap korban dan rekannya.

Hingga berita ini ditayangkan, SS masih dirawat di ruang Intensive Care Unit atau ICU RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi setelah pada Ahad siang menjalani operasi karena mengalami luka terbuka di bagian punggung. Korban pun perlahan stabil dan saat ini dalam masa pemulihan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak