Bukan karena Asmara, Polisi Sebut Penusukan Remaja di Cililin Bandung Barat Gara-gara 'Berenyit'

"Awalnya pelaku bersama temannya menemui pacarnya di Kampung Saar," ujar Kapolsek Cileunyi.

Ari Syahril Ramadhan
Selasa, 15 Februari 2022 | 06:00 WIB
Bukan karena Asmara, Polisi Sebut Penusukan Remaja di Cililin Bandung Barat Gara-gara 'Berenyit'
ILUSTRASI garis polisi. Di Cililin, Kabupaten Bandung Barat, seorang remaja tewas ditusuk usai terlibat cekcok dengan seorang pemuda yang baru pulang apel. [ANTARA/HO]

"Kejadian lengkapnya saya kurang tau. Saya taunya udah ramai, adik saya udah kena tusuk," tutur Jamaludin (38), kakak korban saat ditemui pada Senin (14/2/2022).

Ketika itu ia langsung membawa adiknya ke RSUD Cililin, yang kemudian dirujuk ke RSUD Cibabat, Kota Cimahi. Setelah mendapat penanganan intensif, korban akhirnya meninggal dunia pada Minggu (13/2/2022) sekitar pukul 07.00 WIB.

"Lukanya di bagian punggung, dalam. Katanya pakai pisau belati," ucap Jamaludin.

Kerabat korban, Aas (46) mengungkapkan, sebelum ada aksi penusukan tersebut, ia mendengar korban dan pelaku terlibat cekcok. Ketika itu korban sedang bermain gitar tak jauh dari rumahnya.

Baca Juga:Belum Penuhi Rasa Keadilan Vonis Bupati Bandung Barat Nonaktif AA Umbara, JPU KPK Ajukan Kasasi

"Tiba-tiba ada 2 orang remaja menggunakan kendaraan roda dua (pelaku dan temannya) mendekati dan menyerang. Ada teriakan warga, ada yang ditusuk. Ternyata saudara saya," ujar Aas.

Aas menjelaskan, korban ditemukan oleh teman-temannya sedang merintih menahan sakit dengan baju berlumuran darah. Keluarga bersama warga langsung membawa korban ke Rumah Sakit Cililin.

Sementara pelaku penusukan lanjut Aas, langsung kabur sambil membawa senjata tajam, dan saat ini sedang dilakukan pencarian pihak kepolisian.

Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki

Baca Juga:Terjadi Sembuaran Asap di Kawah Ratu, Begini Nasib Kunjungan Wisata di Gunung Tangkuban Parahu

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak