Indonesia vs Malaysia, Perebutan Warisan Budaya dari Angklung, Songket, Batik, Kini Reog Ponorogo

Publik Indonesia kembali dibuat geram oleh negara tetangga, Malaysia terkait Reog Ponorogo.

Galih Prasetyo
Kamis, 07 April 2022 | 11:24 WIB
Indonesia vs Malaysia, Perebutan Warisan Budaya dari Angklung, Songket, Batik, Kini Reog Ponorogo
Prajurit TNI AL menampilkan kesenian Reog Ponorogo saat kirab kota di Yin Pyin Park, Yangon, Myanmar, Minggu (6/10). [ANTARA FOTO/M Agung Rajasa]

SuaraJabar.id - Publik Indonesia kembali dibuat geram oleh negara tetangga, Malaysia. Negeri Jiran itu menurut Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy ingin ingin mengajukan Reog Ponorogo sebagai warisan budaya mereka.

“Untuk Reog, negara Malaysia rencananya mau ajukan juga, maka dari itu kita harus lebih dulu. Karena ini kan sudah menjadi budaya dan warisan kita,” kata Muhadjir Effendy mengutip dari Antara.

Menyikapi hal tersebut, publik pun geram dan silahturahmi ke akun resmi negara Malaysia di Instagram, @@1malaysia_official.

Kolom komentar akun Malaysia ini dipenuhi dengan tulisan para netizen Indonesia yang protes kepada negara tetangga ini.

Baca Juga:Geram! Pimpinan DPR: Harus Diadang, Tak Boleh Malaysia Mengklaim Reog karena Ini Budaya Kita!

Jika menilik dari sejarahnya, ini bukan kali pertama Malaysia klaim budaya di bumi Nusantara menjadi milik mereka.

Publik Indonesia juga sempat dibuat meradang saat UNESCO menetapkan kain Songket menjadi Warisan Budaya tak Benda. Pengakuan itu diberikan UNESCO pada Desember 2021.

UNESCO menetapkan songket Malaysia sebagai Warisan Budaya Tak Benda Dunia atau Intangible Cultural Heritage. Penetapan ini dilakukan saat sesi ke-16 Intergovernmental Committee for Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage di Paris, Prancis.

Mengutip dari Suara Sumsel--Jaringan Suara.com, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan tak mempermasalahkan kain Songket Malaysia telah mendapat pengakuan dari UNESCO, dalam daftar Warisan Budaya tak Benda.

"Sesuai arahan dari gubernur, kita tak usah meributkan itu, yang penting bagaimana terus membina perajin dan peningkatan pendapatannya,” Kepala Dinas Perindustrian Sumatera Selatan (Sumsel) Ernila Rizar

Baca Juga:Heboh Malaysia Usul Reog Ponorogo Jadi Warisan Budaya, Netizen Indonesia Murka

Tak hanya songket, batik yang sudah diakui UNESCO pada 2009 menjadi warisan budaya tak benda milik Indonesia juga sempat diakui oleh Miss World Malaysia 2021 Lavanya Sivaji.

Meski pada akhirnya, Lavanya meminta maaf atas klaim tersebut. Permintaan maaf disampaikan Lava setelah publik Indonesia geruduk akun sosial media miliknya.

"Saya mengakui kata Batik berasal dari Jawa serta desain dan sejarahnya," tulis Lavanya

Bahkan pada 2010, Angklung pun sempat diklaim sebagai budaya Negeri Jiran dan disebut Bamboo Malay.

Berikut 12 warisan budaya tak benda milik Indonesia yang sudah diakui UNESCO:

1. Gamelan
2. Pantun
3. Pencak Silat Indonesia
4. Kapal Pinisi
5. Tiga tari tradisional Bali
6. Noken
7. Tari Saman
8. Angklung
9. Batik
10. Pelatih Batik di Pekalongan
11. Keris
12. Wayang

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak