facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sempat Dipenjara Gara-gara Konten Masjid, Kenwilboy Bikin Gaduh Lagi Usai Singgung Anak Ridwan Kamil di Swiss

Ari Syahril Ramadhan Sabtu, 28 Mei 2022 | 08:16 WIB

Sempat Dipenjara Gara-gara Konten Masjid, Kenwilboy Bikin Gaduh Lagi Usai Singgung Anak Ridwan Kamil di Swiss
Kenneth William. [Instagram @kenwillboy]

"Ini lagi jaga lilin buat cari ongkos mau selamatin anaknya Pak Ridwan Kamil di Swiss. Udah ya gw jaga lilin dulu," ujar Kenneth.

SuaraJabar.id - Netizen dibuat geram oleh konten video yang diunggah oleh Kenneth William di akun TikTok miliknya @kenwilboy. Kenneth mengunggah video yang dianggap tak memiliki empati di tengah upaya pencarian putra Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz atau Eril yang terbawa arus di Aaree, Bern, Swiss.

Dari video yang beredar terlihat, Kenneth tengah berada di depan dua buah layar.

Terlihat layar sebelah kiri menampilkan pergerakan trading dan layar sebelah kanan menampilkan gambar yang diduga adalah Sangai Aare.

"Ini lagi jaga lilin buat cari ongkos mau selamatin anaknya Pak Ridwan Kamil di Swiss. Udah ya gw jaga lilin dulu," ujar Kenneth.

Baca Juga: Prihatin Anak Ridwan Kamil, Zaskia Adya Mecca Cerita Terseret Arus Sungai

Perkataan Kenneth tersebut sontak menuai kecaman. Meskipun Kenneth telah menghapus video itu, sejumlah netizen tetap menyerbu akun Instagram miliknya.

Sadar dirinya kembali menjadi sorotan, Kennet melalui akun Instagram miliknya @kenwillboy membuat unggahan klarifikasi pada Jumat (27/5/2022) malam.

"Saya Mohon Maaf sekali, tolong jangan salah paham, saya buat konten ini untuk menyuarakan agar bantu mencari, bkn bahan bercandaan," tulienya.

Terkait ungkapan jaga lilin, ia mengatakan jika itu adalah istilah trading.

"Maaf ya pa @ridwankamil , saya warga Bandung, saya respect bapa, saya gak ada maksud untuk menjadikan bahan bercandaan tapi banyak yg salah paham," tulisnya lagi.

Baca Juga: Terpopuler: Pasangan Sesama Jenis Berhubungan Intim di Rumah Kontrakan, Anak Ridwan Kamil Terseret Arus Sungai di Swiss

Kenneth sendiri sebelumnya pernah berurusan dengan hukum lantaran membuat konten TikTok yang dinilai menyinggung tempat ibadah umat Islam.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait