facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Elektabilitas Demokrat Terus Naik Jelang Pemilu 2024, Dede Yusuf: Tetap Rendah Hati

Ari Syahril Ramadhan Selasa, 21 Juni 2022 | 21:54 WIB

Elektabilitas Demokrat Terus Naik Jelang Pemilu 2024, Dede Yusuf: Tetap Rendah Hati
Dede Yusuf. [Suara.com/Yuliani]

"Hasil positif ini memicu Demokrat untuk terus berkoalisi dengan rakyat. Memperjuangkan, menyuarakan aspirasi, dan harapan rakyat," kata Dede Yusuf.

SuaraJabar.id - Beberapa hasil survei menunjukan elektabilitas Partai Demokrat terus meningkat jelang pemilihan umum atau Pemilu 2024.

Merespon meningkatnya elektabilitas itu, Ketua Dewan Pertimbangan Partai Demokrat Jawa Barat Dede Yusuf Macan Effendi mengatakan peningkatan elektabilitas Demokrat wujud dari kepercayaan rakyat yang harus selalu dirawat.

"Demokrat mendapatkan kepercayaan untuk bisa menyuarakan kegelisahan rakyat yang saat ini menaruh harapan akan perbaikan ekonomi dan keadilan," ujar Dede Yusuf, Selasa (21/6/2022).

Berdasarkan hasil survei Litbang Kompas Juni 2022 mencatat elektabilitas Partai Demokrat masuk urutan ketiga dengan angka 11,6 persen.

Sementara itu, PDI Perjuangan menempati urutan pertama dengan 22,8 Persen, disusul Partai Gerindra dengan elektabilitas, 12,5 persen.

Dede Yusuf meminta seluruh pengurus dan kader Partai Demokrat tetap mawas diri dan jangan terlena dengan hasil survei tersebut.

"Semoga kita semakin mawas diri dan tetap rendah hati," kata dia.

Sementara itu, Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Herzaky Mahendra berterima kasih kepada rakyat Indonesia atas kepercayaannya kepada Partai Demokrat dengan semakin banyaknya rakyat yang memilih Partai Demokrat di berbagai survei, termasuk di Litbang Kompas yang mencapai 11,6 persen.

"Ini menunjukkan konsistensi peningkatan sejak tahun lalu. Hasil positif ini memicu Demokrat untuk terus berkoalisi dengan rakyat. Memperjuangkan, menyuarakan aspirasi, dan harapan rakyat," ujarnya.

Menurutnya, ada tiga kunci kenaikan elektabilitas Partai Demokrat pada survei Litbang Kompas Juni 2022 yang mencapai 11,6 persen. Pertama, konsistensi Partai Demokrat menyuarakan dan membantu rakyat yang kesulitan selama dua tahun pandemi. Perjuangan menyuarakan aspirasi ini dilakukan secara solid di berbagai lini, baik menyuarakan aspirasi rakyat di ruang publik, parlemen, pusat, dan daerah.

Begitu pula dengan perjuangan membantu rakyat, katanya. dilakukan secara masif oleh kader Partai Demokrat di seluruh pelosok Indonesia.

Selain itu, paparnya, program Partai Demokrat yang menyentuh dan membantu rakyat membuat Partai Demokrat mendapatkan empati dan simpati rakyat yang berujung pada kenaikan elektabilitas.

Baca Juga: Megawati Singgung Soal Kader Jangan Mejeng dan Tak Main Dua Kaki, Puan Sebut Tak Menyasar Individu

Kedua, konsolidasi organisasi ke berbagai daerah yang membuahkan hasil positif dan soliditas semakin terjaga.

Kebersamaan dan loyalitas kader, tambah dia, semakin terbentuk dan kesatuan gerak langkah organisasi Partai Demokrat di berbagai tingkatan merupakan buah konsolidasi yang memudahkan Partai Demokrat mendekatkan diri dengan rakyat dan melaksanakan program yang bermanfaat bagi rakyat.

Ketiga, konsistensi membantu rakyat dan konsolidasi yang dilakukan Partai Demokrat bisa berjalan dengan baik karena kepemimpinan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Kepemimpinan yang lebih kolaboratif, terbuka, dan menggunakan pendekatan terukur berbasis data membuat setiap gerak langkah yang diambil Demokrat sesuai harapan publik sehingga direspons dengan baik oleh publik dan mendapatkan dukungan solid dari para kader Demokrat di seluruh Indonesia," katanya. [Antara]

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait