Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pilu! Bocah SD Dikeluarkan dari Barisan Gerak Jalan Diduga Akibat Seragam Kekuningan, Publik Dibuat Geram

Galih Prasetyo | Elvariza Opita Jum'at, 19 Agustus 2022 | 15:26 WIB

Pilu! Bocah SD Dikeluarkan dari Barisan Gerak Jalan Diduga Akibat Seragam Kekuningan, Publik Dibuat Geram
Seorang bocah SD disebut dikeluarkan dari barisan gerak jalan karena seragamnya kekuningan. (Instagram/@kepoin_trending)

Pemilik video mengklaim bocah itu tidak boleh ikut gerak jalan karena seragamnya yang tampak kekuningan. Ekspresinya dan sang ayah jadi sorotan publik.

SuaraJabar.id - Mendapati seorang bocah SD duduk di pangkuan orangtuanya bukanlah hal asing. Namun ekspresi pilu yang ditunjukkan oleh bocah itu serta ayah yang memangkunya sukses menjadi sorotan publik.

Dilihat SuaraJabar.id di postingan Instagram @kepoin_trending, bocah laki-laki itu duduk tenang di pangkuan ayahnya di bangku batu depan rumah seseorang, sembari fokus memperhatikan sekelompok siswi yang tengah berbaris melakukan gerak jalan.

Namun bukannya terlihat antusias, ekspresi bocah itu malah membuat publik terenyuh. Usut punya usut, bocah itu ternyata dikeluarkan dari barisannya karena warna seragam yang kekuningan.

"Dikeluarkan dari barisan gerak jalan gara-gara bajunya kuning," begitulah keterangan yang dituliskan pemilik video, dikutip pada Jumat (19/8/2022).

Baca Juga: PT KAI Kecam Aksi Pelemparan Batu ke KA Argo Parahyangan di Matraman Jaktim

Baik sang ayah maupun anaknya sama-sama fokus memperhatikan baris gerak jalan yang melintas. Tak lama bocah itu terlihat menggigit bibir lalu seperti menahan tangis, seolah menegaskan keinginannya untuk bergabung di barisan.

Tak pelak, video yang semula diunggah akun TikTok @amiraidhaman itu mendapat banyak komentar warganet. Beramai-ramai warganet memberi semangat kepada bocah itu agar tidak patah arang walaupun tak bisa mengikuti gerak jalan untuk sementara.

Namun bukan cuma ekspresi pilu bocah SD itu, warganet juga fokus pada respons sang ayah yang ikut memicu rasa prihatin. Warganet menilai sang ayah juga merasa bersalah karena anaknya yang jadi tidak bisa bergabung dengan barisan gerak jalan.

"Tak terbayangkan betapa perih dan sakit nya hati orang tua nya anak itu," ungkap warganet.

"Nanti kalo udah gede udah sukses beliin baju seragam buat anak-anak yang kurang mampu ya de semangat," kata warganet lain.

Baca Juga: Viral Maling Celana Dalam Cewek Digerebek Warga, Koleksi Pelaku Akhirnya Terbongkar

"Tega banget kalo benar masalah baju keliatan kuning," kecam warganet.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait