Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ariel Berharap Proses Perceraian dengan Dedi Mulyadi Tak Ganggu Fokus Ambu Anne

Ari Syahril Ramadhan Kamis, 22 September 2022 | 20:16 WIB

Ariel Berharap Proses Perceraian dengan Dedi Mulyadi Tak Ganggu Fokus Ambu Anne
Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika - Kekayaan Anne Ratna Mustika (IG/anneratna82)

"Anne sebagai Bupati sedangkan Dedi Mulyadi yang disinyalir masih cukup berpangaruh di kalangan birokrasi dan legislatif, kata Ariel.

SuaraJabar.id - Ketua Gerakan Moral Masyarakat Purwakarta (GMMP) Hikmat Ibnu Ariel berharap fokus Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika tak terganggu oleh proses perceraian dengan Dedi Mulyadi yang tengah ia hadapi.

Ariel juga mengatakan dirinya berharap disharmoni antara Ambu Anne dan Dedi Mulyadi tak berimbas ke kebijakan dan pelayanan publik.

Bukan tanpa alasan, Ariel menatakan kekhawatirannya cukup beralasan. mengingat keduanya memiliki pengaruh di dunia politik yang cukup besar.

Dedi Mulyadi sendiri kini menjabat sebagai anggota DPR RI. Dedi juga pernah menjabat sebagai Bupati Purwakarta dan diyakini masih memiliki pengaruh kuat di kalangan legislatif dan birokrasi.

Baca Juga: 19 Tahun Pernikahan Kandas, Dedi Mulyadi Digugat Cerai sang Istri

"Mengingat keduanya merupakan pemegang kebijakan, Anne sebagai Bupati sedangkan Dedi Mulyadi yang disinyalir masih cukup berpangaruh di kalangan birokrasi dan legislatif,” ungkap Ariel, Kamis (22/9/2022).

Kemudian, kata Aa Ariel, entah secara kebetulan atau jika di cocoklogikan melihat kejadian apa yang terjadi di pemerintahan dan juga di DPRD Purwakarta. Dirinya menilai ini imbas dari konflik tersebut.

“Sepertinya adanya permasalahan pribadi, fokus bupati menjadi terganggu, dan DPRD pun mengalami hal yang sama terganggu juga,” sebutnya.

Ia melanjutkan pada kejadian absennya beberapa anggota DPRD saat paripurna dimana mayoritasnya adalah Golkar. Dan Golkar itu sendiri adalah salah satu partai yang di pimpin oleh Dedi Mulyadi, dan juga merupakan partai pengusung Ambu Anne saat melaju sebagi Bupati Purwakarta waktu itu.

“Walkout dan absennya pada saat paripurna terlihat jelas bahwa ada konflik antara DPRD dan Eksekutif. Sangat disayangkan sekali ini sangat mengganggu jalannya pemerintahan, salah satunya pengesahan dari pada anggaran perubahan jadi terhambat karena gagalnya paripurna tersebut,” cetusnya.

Baca Juga: Gempungan di Desa Cipancur, Anne Ratna Mustika: Terus Tingkatkan Pelayanan dan Infrastruktur

Dampak lain terhadap masyarakat, kata Aa Ariel, selain menyita perhatian dan waktu, penyaluran bantuan atau hibah untuk perorangan serta kelompok masyarakat, Anne akan lebih selektif. Dengan melihat keberpihakan orang atau kelompok masyarakat tersebut.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait