Untuk Tarik Investasi Skala Besar, Ridwan Kamil Dorong Pemkot Tasikmalaya Maksimalkan Konsep Ekonomi Tamu

Pemda Kota Tasikmalaya harus memperbanyak inisiasi pembangunan kawasan pedestrian.

Fabiola Febrinastri
Selasa, 18 Oktober 2022 | 15:20 WIB
Untuk Tarik Investasi Skala Besar, Ridwan Kamil Dorong Pemkot Tasikmalaya Maksimalkan Konsep Ekonomi Tamu
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. (Dok: Pemprov Jabar)

SuaraJabar.id - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mendorong Pemda Kota Tasikmalaya memaksimalkan konsep ekonomi tamu, yaitu menarik investasi skala besar dan wisatawan.

"Saya titip, kalau Tasikmalaya ekonominya mau bangkit mengatasi kemiskinan yang cukup tinggi, pakailah konsep ekonomi tamu, yakni tamu yang membawa investasi dan berbelanja," katanya, ditemui usai Rapat Paripurna Hari Jadi ke-21 Kota Tasikmalaya di kantor DPRD Kota Tasikmalaya, Jabar, Senin (17/10/2022).

Kang Emil, sapaan akrabnya melanjutkan, dengan mengandalkan ekonomi tamu, resesi ekonomi yang diprediksi terjadi tahun depan bisa diminimalkan.

"Saya mengingatkan 27 daerah di Jabar bahwa tahun depan akan ada resesi, sehingga ekonomi tamu jadi andalan," ujarnya.

Baca Juga:Ridwan Kamil Bagikan Giveaway ke Singapura dan Uang Rp 25 Juta, Ini Syaratnya

Kang Emil kemudian memberikan tips agar investasi tamu meningkat di Kota Tasikmalaya. Pemda Kota Tasikmalaya harus memperbanyak inisiasi pembangunan kawasan pedestrian.

Pemda Provinsi Jabar siap mendukung Tasikmalaya menjadi kota paling nyaman pejalan kaki se-Indonesia.

"Perbanyak pedestrian, nanti saya dukung agar menjadi kota yang paling nyaman pejalan kaki se-Indonesia," sebut Kang Emil.

Baru-baru ini Pemda Kota Tasikmalaya merevitalisasi pedestrian di Jalan KHZ Mustofa dan Cihideung. Dampaknya, transaksi keuangan di wilayah tersebut meningkat karena banyak wisatawan berkunjung.

"Kalau bisa (pedestrian) diperluas lagi," ucap Kang Emil.

Baca Juga:Baliho Liar Menjamur, Ridwan Kamil: Saya Minta KPU Segera Bikin Aturan

Ia menuturkan, pembangunan kawasan pedestrian harus didukung pula oleh perilaku tertib berlalu lintas masyarakat karena pembangunannya akan berdampak pada perubahan arus lalu lintas.

Selain itu, pedagang kaki lima (PKL) harus siap direlokasi ke tempat yang lebih representatif.

"Tinggal diatur perilaku berlalu lintasnya saja, dan PKL juga mau diatur," katanya.

Sebelumnya dalam rapat paripurna, Kang Emil mengingatkan jajaran Pemda Kota dan Forkopimda Kota Tasikmalaya, bahwa masyarakat kota mayoritas memandang keberhasilan pemerintah adalah dari banyaknya pembangunan fisik.

"Beda kota dengan kabupaten. Kalau kota yang diperhatikan oleh warga itu mayoritas fisik, biasanya di lima urusan," sebut Kang Emil.

Lima urusan tersebut adalah persampahan, kesemrawutan PKL, banjir, kemacetan, dan ruang publik.

"Biasanya wali kota yang berhasil memperlihatkan lima kemajuan fisik itu pasti akan baik. Jadi kalau ada anggaran untuk kelima hal itu memang sudah seharusnya," tutur Kang Emil.

Sementara itu, Wali Kota Tasikmalaya, Muhammad Yusuf dalam rapat paripurna menyampaikan sejumlah keberhasilan yang tertuang dalam indikator makro tahun 2021.

Yusuf menyebut, diantaranya Indeks Pembangunan Manusia menyentuh angka 73,31 poin, yang mana indeks pendidikannya sebesar  69,12 poin, rata-rata lama sekolah 9,52 tahun, dan angka harapan lama sekolah 13,46 tahun.

"Inflasi 2021 tercatat 1,17 persen atau lebih terkendali dibandingkan tahun sebelumnya 1,61 persen," ungkapnya.

Kepemimpinan Wali Kota, Muhammad Yusuf yang akan berakhir pada 14 November 2022 itupun berhasil mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama enam kali berturut-turut.

"Kepemimpinan saya sebentar lagi akan berakhir, mohon maaf bila ada pembangunan yang belum tercapai," ucap Yusuf.

Pemda Provinsi Jabar telah menyiapkan tiga kandidat Penjabat Wali Kota Tasikmalaya menggantikan Muhammad Yusuf yang akan purnatugas sebagai wali kota pada 14 November 2022.

Namun Kang Emil belum bisa merilis ketiga kandidat tersebut ke publik, karena masih dalam tahap finalisasi.

"Untuk Penjabat Wali Kota Tasikmalaya akan diproses besok, nama-namanya belum final, jadi belum bisa dirilis," sebut Kang Emil.

Ia mengungkapkan, dua dari tiga kandidat tersebut merupakan pejabat dari Pemda Provinsi Jabar, sedangkan satu orang lainnya adalah aspirasi dari Pemda Kota Tasikmalaya.

"Kemungkinan dua dari provinsi, satu dari aspirasi kota," ungkapnya.

Siapapun yang akan terpilih menjadi Penjabat Wali Kota Tasikmalaya nanti, Kang Emil berharap yang terbaik dan dapat meneruskan estafet kepemimpinan Wali Kota sebelumnya.

"Siapapun nanti yang diputuskan pemerintah pusat itu yang terbaik," ujar Kang Emil.

Penjabat Wali Kota Tasikmalaya akan memimpin roda pemerintahan selama dua tahun sampai Pemilu Serentak 2024.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini