Misteri TKW Asal Bandung Barat, Izin Pergi Kerja ke Cicaheum tapi Malah Muncul di Video Sedang Berada di Arab Saudi

"Setelah satu bulan tepatnya pada November lalu, saya dapat kabar bahwa dia sakit, terus saya jemput kesana (Cicaheum), tapi ternyata sudah tidak ada," terang Asep.

Ari Syahril Ramadhan
Senin, 12 Desember 2022 | 21:26 WIB
Misteri TKW Asal Bandung Barat, Izin Pergi Kerja ke Cicaheum tapi Malah Muncul di Video Sedang Berada di Arab Saudi
Sejumlah pekerja migran Indonesia (PMI) berkumpul untuk menjalani pendataan saat tiba di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Rabu (16/10/2019). [Dok.Antara]

SuaraJabar.id - Halimah (31), warga Kampung Andir, RT 03/05, Desa Gudang Kahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) diduga nekat merantau ke luar negeri tanpa izin suami.

Dia diketahui menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Riyadh, Arab Saudi dan baru diketahui suaminya Asep Saepulloh (27) pada Minggu (11/12/2022) setelah diberikan informasi oleh ketua RW setempat.

Terungkapnya keberadaan Halimah berawal saat salah seorang PMI asal Sumedang mengirimkan rekaman video tentang kondisi mereka di Riyadh, diduga para TKI ini menjadi korban dari agen penyalur tenaga kerja ilegal.

Dari video yang beredar, para TKI ini meminta pemerintah dapat segera memulangkan mereka agar bisa segera bertemu dengan pihak keluarga. Bahkan mereka memohon bantuan kepada Presiden RI Joko Widodo, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir.

Baca Juga:Dilarikan ke Rumah Sakit saat Laga Persib Vs Persebaya, Daisuke Sato: Saya Janji!

"Iya saya kaget, baru tau kemarin," tutur Asep saat ditemui di kediamannya pada Senin (12/11/2022).

Bukan tanpa sebab, Asep sebelumnya hanya mengetahui istrinya itu pergi bekerja di daerah Cicaheum, Kota Bandung pada Oktober lalu. Halimah meminta izin untuk bekerja di sebuah tokok kerudung.

Namun dirinya tidak berkomunikasi lantaran istrinya tidak memiliki ponsel. Sebulan bekerja, Asep menerima informasi bahwa istrinya dal keadaan sakit. Ia pun mengecek alamat yang yang disebut tempat istrinya bekerja di Cicaheum.

"Setelah satu bulan tepatnya pada November lalu, saya dapat kabar bahwa dia sakit, terus saya jemput kesana (Cicaheum), tapi ternyata sudah tidak ada," terang Asep.

Ia mengatakan, setelah mengetahui Halimah berada di Riyadh, dia sempat berkomunikasi dengan istrinya itu melalui ponsel RW dan sedikit bercerita bahwa dia sudah bekerja asisten majikan ketika bepergian.

Baca Juga:Intip 7 Rekomendasi Tempat Sarapan Enak di Bandung 2022, Wajib Disambangi Saat Liburan Akhir Tahun ini

Dari percakapan singkat itu, Halimah bicara ke suaminya jika hari Senin ini akan pulang ke Indonesia. Asep menyesalkan sikap Halimah yang tidak meminta izin pihak keluarga bahwa ia akan bekerja ke luar negeri.

"Pasti khawatir, mudah-mudahan dia baik-baik saja di sana. Tapi katanya dia sekarang menuju pulang ke Indonesia," tuturnya.

Sementara terkait adanya informasi bahwa Halimah dan PMI lain yang berasal dari Jawa Barat disekap, Asep belum bisa memastikan karena saat berkomunikasi dengan Halimah, dia mengaku sehat dan baik-baik saja.

"Bilangnya tidak ada masalah, tapi saya enggak tahu soal kebenarannya seperti apa karena pas kemarin video call enggak keburu ditanyain karena koneksinya buruk tidak ada jaringan," tutur Asep.

Asep sendiri memilih menunggu kepulangan Halimah karena berdasarkan komunikasi terakhir dia akan segera pulang ke Indonesia.

Terpisah, Sekretaris Desa Gudang Kahuripan, Agus Bayu membenarkan jika Halimah merupakan salah satu warganya. Pihaknya telah bertemu pihak keluarga.

"Kemarin hari Minggu (11/12/2022) kami menerima laporan dan segera menindaklanjuti apakah betul itu warga kami atau bukan. Setelah berkomunikasi ternyata pihak keluarga tidak mengetahui kalau yang bersangkutan saat ini sedang di Riyadh," ungkap Agus.

Pihak desa sudah berkirim surat untuk memohon bantuan kepada Pemkab Bandung Barat melalui Disnakertrans agar membantu memulangkan Halimah. Agus menduga, Halimah bekerja ke luar negeri melalui agen penyalur tenaga kerja ilegal.

"Kami sudah kirim surat kepada pemerintah agar bisa membantu kepulangan Halimah yang saat ini di Riyadh," kata Agus.

Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak