Polisi Bongkar Makam Siti Fatimah, Korban Pertama Trio Serial Killer Wowon Cs

Namun, tak hanya diperintah untuk mengantar ke Mataram, N ternyata juga diperintah untuk menghabisi nyawa Siti Fatimah dengan cara mendorongnya ke laut.

Ari Syahril Ramadhan
Selasa, 24 Januari 2023 | 14:06 WIB
Polisi Bongkar Makam Siti Fatimah, Korban Pertama Trio Serial Killer Wowon Cs
Keluarga memegang foto Siti Fatimah yang merupakan korban dari trio serial killer Wowon cs. [HR Online]

SuaraJabar.id - Kisah pembunuhan berantai atau serial murder yang dilakukan oleh trio serial killer Wowon cs bermula dari pembunuhan terhadap Siti Fatimah.

Siti Fatimah (SF) tewas didorong Noneng, Mertua Wowon di Perairan Bali, Februari 2021.

Polda Metro Jaya melakukan pembongkaran makam SF salah seorang korban dari Wowon Erawan alias Aki pelaku pembunuhan berantai terhadap sembilan orang untuk keperluan autopsi.

Pembongkaran makam SF yang semasa hidupnya bekerja sebagai tenaga kerja wanita (TKW) itu berlangsung di Garut, Jawa Barat.

"Pagi ini makam kami bongkar di Garut, untuk kepentingan autopsi," kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Indriwienny Panjiyoga saat dihubungi, Selasa (24/1/2023) dikutip dari Antara.

Sebagai informasi SF merupakan salah satu dari sembilan korban yang dibunuh oleh komplotan Wowon.

Dia merupakan TKW yang menjadi korban penipuan dengan modus bisa menggandakan kekayaan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan SF dibunuh karena menagih janji kepada tersangka soal penggandaan harta kekayaannya.

Saat itu, Wowon menyampaikan kepada SF bahwa uang tersebut harus diambil di Mataram, NTB.

Selanjutnya, Trunoyudo menjelaskan Wowon meminta bantuan N (mertuanya) untuk mengantar SF ke Mataram untuk mengambil uang tersebut.

Namun, tak hanya diperintah untuk mengantar ke Mataram, N ternyata juga diperintah untuk menghabisi nyawa SF dengan cara mendorongnya ke laut saat perjalanan menuju Mataram.

Kemudian SF tewas dan jasadnya ditemukan oleh warga mengambang di laut dan dimakamkan di kampung halamannya di kawasan Garut, Jawa Barat.

Baca Juga:Merasa Tak Bersalah, Kuat Ma'ruf Minta Dibebaskan Dari Tuntutan Jaksa 8 Tahun Penjara

News

Terkini

Nantinya hasil buyback akan dibagikan kepada pegawai.

News | 14:00 WIB

"Yang pasti venue lomba ini akan digelar di Bandung dan bukan di jalan umum, dan akan dilaksanakan di area yang luas," ujarnya soal Balapan Peti Sabun.

News | 12:22 WIB

"Jadi terdengar sama saya itu ditanya 'anggota XTC atau bukan?'. Korban jawab bukan. Nah mungkin langsung dibacok di situ," ujar saksi di lokasi kejadian.

News | 19:34 WIB

Ciro Alves yang kemudian lepas dari kawalan pemain belakang PSS kemudian memperdaya kiper M Ridwan hingga bola bersarang di gawang PSS.

News | 18:11 WIB

Luar biasa, hampir semua lagu saya nantikan, ujar Prabowo Subianto.

News | 17:23 WIB

"Kalau yang Samarang saja dari 45 ke 182, nah ini yang Pasirwangi ini belum selesai, karena lebih banyak yang Pasirwangi," kata Wakil Bupati Garut.

News | 21:00 WIB

"Butuh keseriusan pemerintah daerah agar masalah ini tidak semakin berlarut-larut karena banyak aspek yang harus dipenuhi," kata Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi.

News | 17:05 WIB

Saat ini layanan AgenBRILink telah menjangkau 58.896 desa di seluruh pelosok Indonesia.

News | 17:00 WIB

Semua kerja sama ini terintegrasi secara sistem.

News | 21:00 WIB

"Nah dari Laswi itu masih (dikaji) antara ke kanan ke Jalan Sukabumi atau lurus kemudian ke Jalan Diponegoro, turunnya di Pusdai," kata Yana Mulyana.

News | 20:39 WIB

Ajakan ini dalam rangka penyelenggaraan BRI Fellowship Journalism 2023.

News | 19:30 WIB

"Kelihatannya mungkin overheat juga ya, mungkin, ya, tapi tentunya ini jadi bahan evaluasi rumah sakit juga gitu," kata Yana Mulyana.

News | 18:18 WIB

Program BRI Peduli senantiasa turut berperan aktif.

News | 14:30 WIB

Saya lari tapi ketangkep terus saya dipukuli oleh 3 sampai 4 orang dengan benda yang mirip pistol," ujar warga Pangandaran itu.

News | 12:46 WIB

"Bapak sudah menjalani operasi kemarin 30 Januari pukul 17.00 sampai 18.00 WIB di RSU Santosa karena memang ada penyumbatan pembuluh darah ke jantung,"ujarnya.

News | 14:33 WIB
Tampilkan lebih banyak