Empat Nelayan Korban Kapal Karam di Perairan Kabupaten Garut Dipastikan Selamat

Sempat terombang-ambing, keempat nelayan berhasil dievakuasi.

Syaiful Rachman
Rabu, 19 Februari 2025 | 12:34 WIB
Empat Nelayan Korban Kapal Karam di Perairan Kabupaten Garut Dipastikan Selamat
Petugas mengevakuasi nelayan yang kapalnya karam di Pantai Santolo, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa (18/2/2025) malam. (ANTARA/HO-Satpolairud Garut)

SuaraJabar.id - Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Garut menyampaikan empat nelayan korban kapal karam karena dihantam ombak besar kemudian terombang-ambing di perairan Kabupaten Garut, Jawa Barat, berhasil dievakuasi dan dalam kondisi selamat.

"Tidak ada korban jiwa dan luka-luka dalam kejadian ini, keempat nelayan berhasil dievakuasi dan dibawa menuju ke Pelabuhan Santolo," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpolairud Polres Garut Iptu Aep Saprudin kepada wartawan di Garut, Rabu (19/2/2025).

Ia menuturkan kecelakaan laut itu menimpa kapal bernama Putra Putri yang membawa tiga Anak Buah Kapal (ABK) yakni Handi (23), Riki (29), dan Ujang (35), kemudian juru kemudi kapal, Jajang Yudi (45) yang semuanya selamat dievakuasi ke daratan.

Peristiwa itu, kata dia, bermula ketika mereka hendak melaut mencari ikan di Perairan Pompok wilayah Garut dengan titik pemberangkatan dari Dermaga Karang Papak, Kecamatan Cikelet, Garut, pada Selasa (18/2) petang.

Baca Juga:Warga Garut Tak Perlu Lagi ke Tasikmalaya untuk Bikin Paspor

Setelah menempuh perjalan sekitar satu jam, kata dia, kapal mereka akhirnya tiba di Perairan Pompok, namun tidak lama kemudian datang gelombang laut yang cukup tinggi sampai airnya masuk ke kapal dan tenggelam.

"Setelah beberapa saat kemudian ketinggian gelombang air laut bertambah tinggi dan air masuk ke perahu mereka hingga menyebabkan perahu yang mereka tumpangi tenggelam," katanya.

Aep menyampaikan ABK dan juru kemudi kapal itu sempat bertahan dengan terombang-ambing di perairan laut sampai akhirnya ada nelayan lain yang sedang melaut langsung membantu mereka.

Nelayan lain, lanjut dia, kemudian menyelamatkan mereka, lalu melaporkan kejadian tersebut ke nelayan lain dan Satpolairud Polres Garut untuk membantu mengevakuasi kapal agar ditarik ke pelabuhan.

"Perahu nelayan dengan nama perahu Putra Putri berhasil dievakuasi ke Pelabuhan Santolo," katanya dikutip ANTARA.

Baca Juga:Mayat Misterius Berkaus Loreng Ditemukan Mengapung di Perairan Minajaya Sukabumi

Pihaknya langsung melakukan pemeriksaan korban terkait kronologis dan kondisi kesehatannya. Adanya kejadian itu, Aep mengimbau nelayan untuk selalu hati-hati dan melihat kondisi cuaca, apabila berbahaya seperti adanya angin kencang sebaiknya tidak melaut.

"Nelayan untuk senantiasa waspada dan berhati-hati karena cuaca di bulan Februari sampai Maret ini masih dalam kondisi puncak musim hujan, cuaca ekstrem bisa mendatangkan angin dan gelombang tanpa bisa kita prediksi," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak