- Jalan Cihampelas saat ini dulunya bernama Lembangweg, sementara nama Cihampelas merujuk jalan kecil.
- Pada awal abad ke-20, kawasan Cihampelas masih berupa sawah, kebun, dan sarang harimau (maung).
- Nama Cihampelas berasal dari nama kampung dan pohon Hampelas, pohon berdaun kasar seperti ampelas.
Dari Empang Pelesiran Hingga Asal Nama Cihampelas

Selain kolam renang, di dekat Kampung Balubur juga terdapat sebuah danau kecil bernama Empang Cipaganti atau Situ Garunggang.
Tempat ini menjadi destinasi wisata murah meriah bagi warga pribumi dan mahasiswa untuk berperahu melepas penat.
Jalan setapak yang menghubungkan Lembangweg ke empang ini kemudian diberi nama Jalan Tempat Pelesiran dalam peta 1928, yang berasal dari kata Belanda plezier (kesenangan). Kini, jalan itu dikenal sebagai Jalan Pelesiran.
Baca Juga:Ancaman Nyata dari Utara ke Selatan: Tanda Alam Muncul, Warga Cianjur Diminta Segera Lakukan Ini
Lantas, dari mana asal nama Cihampelas? Nama ini merupakan toponimi khas Sunda, gabungan dari kata 'Ci' (air) dan 'Hampelas'.
Hampelas adalah nama pohon (Ficus ampelas) yang memiliki daun bertekstur kasar dan sering digunakan sebagai ampelas alami untuk menghaluskan kayu.
Penggunaan nama Jalan Cihampelas untuk menggantikan Lembangweg diperkirakan terjadi pada era 1950-an, setelah pengakuan kedaulatan Indonesia.
Peta yang dirilis tahun 1946 pun masih mencatat nama Lembangweg untuk ruas jalan tersebut.
Baca Juga:Sensasi Eropa di Lembang hingga Surga Prasmanan Sunda! Ini 4 Magnet Baru Bandung yang Wajib Dicoba